
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan semangat sekaligus arahan kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, agar aktif menjaga kedaulatan negara dan menghadapi berbagai ancaman keamanan.
Djamari Chaniago menegaskan bahwa Natuna merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara sehingga menjadi salah satu etalase Indonesia yang harus dijaga secara profesional.
Ia menekankan bahwa seluruh satuan yang bertugas di Natuna tidak boleh bersikap pasif dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan.
Djamari Chaniago menyampaikan bahwa, “Apa yang kalian lihat dan lakukan harus benar. Jangan ada satuan yang tidak melakukan tindakan apa pun di sini. Kalian berada di sini untuk menjaga kedaulatan bangsa.”, ungkapnya.
Tekankan Kewaspadaan terhadap Ancaman Narkotika
Djamari Chaniago menjelaskan bahwa tugas TNI dan Polri di wilayah perbatasan tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga mencegah berbagai ancaman lain, termasuk peredaran narkotika.
Ia menyebut wilayah kepulauan seperti Natuna memiliki potensi menjadi jalur masuk dan transaksi narkotika sehingga diperlukan sinergi lintas instansi dalam penanganannya.
Sebagai contoh, ia menyinggung keberhasilan Badan Narkotika Nasional mengungkap penyelundupan 3,2 ton narkotika yang merupakan hasil kerja sama berbagai lembaga negara.
Ia juga mengingatkan seluruh prajurit TNI dan personel Polri untuk menjaga integritas serta tidak terlibat dalam tindakan yang dapat membahayakan bangsa.
Latihan Rutin untuk Menjaga Kesiapan Prajurit
Djamari Chaniago menekankan pentingnya latihan rutin guna menjaga kemampuan fisik, ketangkasan, dan kesiapan mental prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan.
Djamari Chaniago menyampaikan bahwa, “Jangan lalai berlatih. Tentara, kalau tidak bertempur, ya berlatih. Tidak mungkin seorang prajurit mampu menjalankan tugas tanpa latihan.”, ungkapnya.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional.
- Penulis :
- Leon Weldrick





