
Pantau - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat pemulihan 3.020 industri kecil menengah (IKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui program Restart Industri Kecil (Restart IK) sebagai bagian dari rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Program Restart IK Percepat Kebangkitan Industri Kecil
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan percepatan pemulihan industri kecil menjadi bagian penting dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
"Kami telah menerbitkan Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pemulihan Industri Kecil Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat."
"Instruksi tersebut menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Kementerian Perindustrian untuk bergerak cepat mengupayakan pemulihan pelaku industri kecil yang terdampak sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas usahanya," ungkap Agus.
Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di tiga provinsi tersebut.
Agus menegaskan sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
"Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan program ini."
"Pemerintah daerah merupakan pihak yang paling memahami kondisi pelaku industri kecil di wilayahnya sehingga kami mendorong penyampaian data yang akurat agar bantuan yang diberikan benar-benar efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.
Ribuan IKM Akan Mendapat Bantuan dan Pendampingan
Berdasarkan pendataan hingga April 2026, sebanyak 3.020 IKM terdampak bencana tersebar di Aceh sebanyak 2.148 unit usaha, Sumatera Barat 649 unit usaha, dan Sumatera Utara 223 unit usaha.
Kemenperin menyiapkan bantuan mesin dan peralatan produksi, fasilitasi akses pembiayaan, perluasan akses pasar, sertifikasi produk, hingga pendampingan peningkatan mutu.
Program Restart IK dijalankan melalui pendekatan berbasis unit usaha dan berbasis Sentra IKM agar pelaku usaha yang terdampak dapat kembali berproduksi serta menggerakkan ekonomi daerah.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita mengatakan pelaku usaha juga akan memperoleh fasilitasi bahan baku, sertifikasi halal, desain kemasan, serta berbagai bentuk pendampingan sesuai kebutuhan.
Kemenperin saat ini juga mengajukan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan agar seluruh program pemulihan dapat berjalan optimal hingga mendukung target rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sampai 2028.
- Penulis :
- Aditya Yohan





