HOME  ⁄  Nasional

Sudinhub Jakarta Selatan Tertibkan Parkir Liar di Setiabudi, 15 Motor dan 1 Mobil Diderek

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Sudinhub Jakarta Selatan Tertibkan Parkir Liar di Setiabudi, 15 Motor dan 1 Mobil Diderek
Foto: Personel gabungan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan bersama instansi terkait menertibkan parkir liar di Setiabudi, Jakarta, Jumat (3/7/2026). Sumber: Pemprov DKI Jakarta.

Pantau - Personel gabungan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan melakukan penertiban parkir liar di wilayah Kecamatan Setiabudi, Jakarta, dengan mengangkut belasan kendaraan yang melanggar aturan pada Jumat (3/7/2026).

Penindakan Kendaraan di Fasilitas Umum

Pengendali Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Ebenezer Lumban Tobing menyatakan penertiban dilakukan secara tegas namun tetap humanis melalui pendekatan persuasif.

Ia menjelaskan bahwa pelanggaran parkir liar di kawasan tersebut masih terus berulang sehingga membutuhkan pengawasan rutin di titik rawan.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 15 sepeda motor diangkut menggunakan mobil derek oleh petugas di lapangan.

Selain itu, 12 sepeda motor dikenai operasi cabut pentil (OCP) sebagai bentuk penindakan di lokasi.

Petugas juga menderek satu mobil yang kedapatan parkir di area terlarang di kawasan Setiabudi.

Tiga unit taksi konvensional turut dikenai sanksi berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tilang karena parkir di bahu jalan.

Imbauan Ketertiban dan Respons Warga

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan berharap penindakan berkala di titik rawan parkir liar dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan ketertiban penggunaan fasilitas umum.

Pihak Sudinhub juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan parkir yang berlaku di wilayah Jakarta.

Pengelola kawasan diminta menyediakan ruang parkir yang memadai agar tidak terjadi pelanggaran di badan jalan.

Warga setempat, Hertanto, mengapresiasi penertiban tersebut karena parkir liar dinilai sering menyebabkan kemacetan terutama pada jam sibuk.

Ia menilai patroli rutin diperlukan agar pelanggaran tidak kembali terjadi saat pengawasan berkurang.

Penulis :
Arian Mesa