HOME  ⁄  Nasional

Baznas Gandeng Wamen PKP Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Gandeng Wamen PKP Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
Foto: (Sumber :Pertemuan Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid (ketiga kiri) dengan Wamen PKP Fahri Hamzah (keempat kanan), bersama jajaran di Kantor Baznas RI, Jakarta, Kamis (2/7/2026). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah memperkuat kolaborasi melalui penguatan regulasi, kelembagaan, dan pelaksanaan program guna meningkatkan kesejahteraan umat.

Kolaborasi Difokuskan pada Regulasi dan Program Perumahan

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kerja sama tersebut akan dibangun melalui tiga aspek utama, yakni regulasi, kelembagaan, dan program teknis.

"Beliau (Wamen PKP) telah mengatakan ada tiga hal yang harus kita bina dan kembangkan, dari mulai soal prinsip regulasi, mulai soal kelembagaan, dan juga soal program-program teknis," ungkap Sodik.

Sodik menjelaskan sektor perumahan menjadi salah satu dari 13 program unggulan Baznas yang akan diperkuat melalui sinergi dengan Kementerian PKP.

Baznas juga membahas penguatan regulasi dan penataan kelembagaan agar koordinasi antara Baznas pusat, provinsi, serta kabupaten dan kota semakin terintegrasi.

"Kami mendapatkan diskusi yang luar biasa, pencerahan untuk hal-hal yang tadi, dari mulai yang prinsip, kelembagaan, sampai hal yang teknis," ujarnya.

Fahri Hamzah Dorong Penguatan Kelembagaan Baznas

Wamen PKP Fahri Hamzah menyatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari penguatan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Baznas dan sektor perumahan.

"Nanti pada berikutnya kita akan lanjutkan kerja sama teknisnya ya. Khususnya bagi kami tentunya di wilayah perumahan yang selama ini sudah sering dilakukan," katanya.

Fahri juga mengusulkan pembentukan dana riset untuk mendukung pengembangan kelembagaan Baznas agar semakin kuat dan mengakar di masyarakat.

"Ini waktu kita untuk bergerak lebih agresif supaya dampak kerakyatan dan keumatan dari kegiatan ekonomi itu besar, dan ekonomi tidak berkumpul hanya pada segelintir orang," tutur Fahri.

Baznas menilai kolaborasi tersebut juga membuka peluang mendukung program penyediaan rumah layak huni bagi mustahik yang menjadi salah satu program unggulan lembaga untuk periode 2026–2031.

Penulis :
Aditya Yohan