
Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendukung pengusutan tuntas penyerangan yang menewaskan tiga personel Polri saat operasi pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, sekaligus mendorong pembongkaran jaringan peredaran narkotika yang terlibat.
Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Berantas Narkotika
Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago telah menginstruksikan penguatan sinergi antarkementerian dan lembaga untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi Indonesia.
"Atas arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia," katanya di Jakarta, Selasa.
Menurut Honi, gugurnya tiga personel Polri merupakan kehilangan besar bagi bangsa karena pengabdian dan keberanian mereka menjadi teladan dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran gelap narkotika.
Ia menegaskan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah sehingga penanganan kasus harus menyasar pelaku penyerangan maupun jaringan yang melatarbelakanginya.
Hormati Pengorbanan Tiga Personel Polri
Kemenko Polkam menyatakan mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas para pelaku penyerangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Kemenko Polkam akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika agar ruang gerak jaringan tersebut semakin terbatas.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenko Polkam juga menyampaikan duka cita atas gugurnya Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana yang meninggal saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Kemenko Polkam turut memberikan penghormatan kepada ketiga personel tersebut serta mengapresiasi keputusan Kapolri yang menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan mereka.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





