HOME  ⁄  Nasional

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Lombok Timur Usai Mengalami Kecelakaan di Malaysia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Lombok Timur Usai Mengalami Kecelakaan di Malaysia
Foto: Pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Saniah dipulangkan ke tamah air usai menjadi korban kecelakaan sepeda motor di Johor (sumber: KJRI Johor Bahru)

Pantau - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, bernama Saniah, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Segamat, Johor, Malaysia, dan menjalani perawatan intensif hingga dinyatakan layak kembali ke Indonesia.

Kronologi Kecelakaan dan Proses Pemulangan

KJRI Johor Bahru menyampaikan Saniah mengalami kecelakaan pada 14 Juni 2026 saat menumpang sepeda motor di Segamat.

Akibat kecelakaan tersebut, Saniah mengalami patah tulang pada kaki kanan.

Saniah sempat menjalani perawatan intensif di Hospital Segamat.

Setelah kondisinya berangsur membaik, dokter menyatakan Saniah layak melakukan perjalanan pulang ke Indonesia.

KJRI Johor Bahru kemudian segera memproses pemulangan Saniah ke Indonesia.

Dalam proses pemulangan, KJRI Johor Bahru menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

KJRI Johor Bahru juga mengurus dokumen keimigrasian Malaysia berupa Check Out Memo (COM).

KJRI Johor Bahru turut mengurus penerbitan Special Pass (SP).

KJRI Johor Bahru memberikan pendampingan selama proses keberangkatan Saniah.

Saniah diberangkatkan dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor Bahru menuju Pelabuhan Batam Center.

Setelah tiba di Indonesia, Saniah menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit di Batam.

Setelah kondisi memungkinkan, Saniah dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Lombok.

Kepulangan tersebut bertujuan agar Saniah dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.

Koordinasi dan Imbauan KJRI

KJRI Johor Bahru telah berkoordinasi dengan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, BP3MI Kepulauan Riau, P4MI Batam, Kantor Imigrasi Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta pemerintah daerah terkait agar proses penerimaan dan pemulangan Saniah ke daerah asal berjalan dengan aman dan lancar.

Pelaksana Fungsi Konsuler 3 KJRI Johor Bahru, Dhania Afini Lestari, mengimbau seluruh warga negara Indonesia yang bekerja di Malaysia agar selalu menggunakan jalur penempatan yang prosedural.

"Selalu menggunakan jalur penempatan yang prosedural," ungkap Dhania Afini Lestari.

Ia juga mengimbau para pekerja migran memastikan memiliki dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan yang sah.

Menurut KJRI Johor Bahru, status keimigrasian dan ketenagakerjaan yang sesuai ketentuan akan memudahkan akses terhadap perlindungan, layanan kesehatan, serta penanganan apabila pekerja migran menghadapi keadaan darurat.

Penulis :
Shila Glorya