
Pantau - Pemerintah Kota Samarinda memastikan kesiapan infrastruktur gedung Sekolah Rakyat di Kecamatan Palaran untuk menyambut 210 peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027, dengan penyelesaian fasilitas ditargetkan rampung sebelum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyatakan, "Kami berkomitmen agar fasilitas pendidikan ini siap digunakan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai."
Penyelesaian Infrastruktur Dipercepat
Gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare dengan luas bangunan mencapai 27.498,18 meter persegi.
Pembangunan institusi pendidikan terpadu tersebut diproyeksikan menjadi Sekolah Rakyat percontohan di Provinsi Kalimantan Timur.
Saefuddin menegaskan, "Manajemen proyek harus mempercepat penyelesaian pekerjaan konstruksi sipil yang krusial karena waktu pelaksanaan tersisa enam hari lagi."
Hasil evaluasi di lapangan menunjukkan masih diperlukan perapian pada bagian bangunan yang sedang dalam tahap pemantapan.
Evaluasi juga menemukan perlunya menyambungkan bagian-bagian gedung yang belum terkoneksi.
Daya Tampung dan Akses Pendidikan
Pemerintah daerah menjalankan strategi penjangkauan anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk memberikan kepastian akses terhadap pendidikan yang layak dan bermutu tinggi.
Seluruh siswa yang lolos proses penyaringan dari kelompok desil kesejahteraan terbawah akan ditempatkan di fasilitas permanen di Palaran.
Kuota jenjang Sekolah Dasar (SD) ditetapkan sebanyak 60 siswa.
Dari 60 kursi SD tersebut, 55 diperuntukkan bagi anak asal Samarinda.
Lima kursi SD dialokasikan bagi murid dari kabupaten sekitar.
Kuota jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditetapkan sebanyak 60 siswa.
Seluruh kuota SMP diperuntukkan bagi siswa usia sekolah yang berasal dari Kota Samarinda.
Kuota jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) ditetapkan sebanyak 90 siswa.
Dari 90 kursi SMA, sebanyak 80 dialokasikan bagi pelajar asal Samarinda.
Sebanyak 10 kursi SMA disediakan bagi siswa dari wilayah kabupaten sekitar.
Saefuddin menyampaikan, "Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta Satgas Percepatan Pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat."
Ia juga mengatakan, "Kami mengharapkan dukungan dan sinergi yang solid antara Kemensos, PU, Pemerintah Kota Samarinda, serta instansi terkait untuk menyukseskan program ini."
Saefuddin kembali menegaskan, “Kerja sama erat dari seluruh pihak menentukan keberhasilan masa depan anak-anak kita agar mereka memperoleh hak dasar pengajaran.”
- Penulis :
- Shila Glorya





