
Pantau - Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) menyiapkan kader politik yang adaptif, inovatif, dan berintegritas melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III sebagai upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Rapimnas Perkuat Konsolidasi dan Kapasitas Kader
Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengatakan Rapimnas dan Diklat Kader Muda Nasional menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membentuk kader muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan nasional.
Ia mengungkapkan, "Rapimnas dan Diklat Kader Nasional PP AMPG menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membentuk kader-kader muda yang adaptif, inovatif, dan berintegritas."
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, dan akan dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Rapimnas dan diklat itu akan diikuti oleh ketua serta sekretaris Pengurus Daerah AMPG dari 36 provinsi di Indonesia.
Kegiatan mengusung tema "Kader Politik Teknokratik, Pilar Kepercayaan Rakyat" dengan tujuan memperluas wawasan peserta mengenai isu kebangsaan, pembangunan sumber daya manusia, dan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dukung Visi Golkar Menuju Indonesia Emas 2045
Said Aldi menegaskan Rapimnas dan diklat merupakan bagian dari komitmen PP AMPG dalam mendukung visi Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk mencetak kader yang memiliki kompetensi, loyalitas, dan kesiapan mengemban amanah di berbagai bidang pengabdian.
Ia mengatakan, "Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen PP AMPG dalam mendukung visi dan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk mencetak kader yang memiliki kompetensi, loyalitas, dan siap mengemban amanah di berbagai bidang pengabdian."
Menurut Said, Rapimnas dan Diklat Kader Muda Nasional diharapkan menjadi momentum lahirnya kader muda Partai Golkar yang memiliki kapasitas teknokratik, dekat dengan aspirasi rakyat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





