
Pantau - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai sinergi kebijakan politik dan ekonomi menjadi faktor penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan penerimaan negara dan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Kamrussamad dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema Peran DPR dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).
Sinergi Kebijakan Dinilai Perkuat Ekonomi Nasional
Kamrussamad mengatakan pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, mulai dari penataan sektor hulu, pengawasan ekspor, hingga kebijakan devisa hasil ekspor yang ditempatkan di perbankan nasional.
Ia mengungkapkan, "Kalau bauran kebijakan politik dan ekonomi ini berjalan dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi akan semakin terdorong."
Menurutnya, kebijakan tersebut dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi negara.
Belanja Produktif dan Inovasi Daerah Jadi Fokus
Kamrussamad menilai peningkatan penerimaan negara harus diikuti dengan belanja APBN yang lebih produktif, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung hilirisasi industri dan mendorong investasi di berbagai daerah.
Ia juga menyebut kebijakan efisiensi anggaran diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja negara dengan mengalihkan anggaran dari kegiatan yang kurang berdampak menjadi program yang lebih produktif bagi masyarakat.
Selain itu, Kamrussamad mendorong pemerintah daerah memperkuat inovasi dan kemandirian fiskal agar pembangunan di daerah dapat berjalan lebih cepat serta memastikan fungsi distribusi APBN tetap mendukung pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





