HOME  ⁄  Nasional

Nusron Wahid Menargetkan Sertifikasi 14 Ribu Bidang Tanah Wakaf di Sulawesi Selatan Rampung dalam Setahun

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Nusron Wahid Menargetkan Sertifikasi 14 Ribu Bidang Tanah Wakaf di Sulawesi Selatan Rampung dalam Setahun
Foto: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid saat menandatangani Nota Kesepahaman/MoU dengan 28 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta dari Provinsi Sulawesi Selatan (sumber: ATR/BPN)

Pantau - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan penyelesaian sertifikasi sekitar 14.000 bidang tanah wakaf di Sulawesi Selatan dalam waktu satu tahun melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lewat program KKN Tematik.

Target tersebut disampaikan Nusron dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat setelah Kementerian ATR/BPN menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan 28 rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Sulawesi Selatan untuk membantu penyelesaian berbagai persoalan pertanahan.

Ia mengungkapkan, "Dengan kerja sama MoU ini, semoga kekurangan sekitar 14 ribu bidang tanah wakaf mudah-mudahan selesai dalam waktu satu tahun."

Sertifikasi Tanah Wakaf Masih Rendah

Berdasarkan data Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama, terdapat sekitar 18.000 bidang tanah wakaf yang tercatat di Sulawesi Selatan.

Dari jumlah tersebut, baru 4.516 bidang tanah wakaf yang telah bersertifikat atau sekitar 24,87 persen.

Nusron menilai capaian tersebut masih tergolong rendah karena berada di bawah rata-rata nasional yang saat ini telah mencapai sekitar 58 persen.

Fokus utama kerja sama dengan perguruan tinggi adalah mempercepat sertifikasi tanah wakaf melalui program KKN Tematik yang melibatkan mahasiswa dalam proses pendataan dan penyelesaian administrasi pertanahan.

Ia mengatakan, "Saya mohon bantuan Bapak-Bapak Rektor agar KKN Tematik ini betul-betul memiliki KPI (indikator kerja utama) yang jelas dan berdampak kepada masyarakat."

KKN Tematik Jadi Strategi Percepatan

Secara nasional, Kementerian ATR/BPN menargetkan seluruh tanah wakaf di Indonesia telah bersertifikat pada 2028.

Pelibatan perguruan tinggi melalui program KKN Tematik menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf di berbagai daerah.

Nusron menyebut model KKN Tematik telah berhasil diterapkan oleh Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan capaian penyelesaian sertifikasi sebanyak 2.487 bidang tanah wakaf dalam waktu tiga bulan.

Keberhasilan tersebut dijadikan contoh untuk diterapkan di Sulawesi Selatan guna mempercepat penyelesaian sertifikasi tanah wakaf.

Ia mengatakan, “Keberhasilan itu saya salin-tempel saya bawa ke sini. Harapan saya, tahun depan saat datang lagi ke Sulawesi Selatan, sertipikat tanah wakaf dan tempat ibadah semua agama di Sulawesi Selatan sudah mencapai 100 persen atau minimal mendekati 100 persen.”

Penulis :
Shila Glorya