
Pantau - Presiden Prabowo Subianto tiba di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat siang untuk meresmikan secara serentak lima bendungan di lima daerah di Indonesia yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN).
Berdasarkan pantauan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba sekitar pukul 13.20 WIB menggunakan mobil kepresidenan Maung Garuda.
Saat tiba, Prabowo keluar melalui atap mobil untuk menyapa masyarakat yang telah hadir di lokasi.
Prabowo mengenakan pakaian safari berwarna krem, celana panjang hitam, dan topi biru.
Setelah turun dari kendaraan, Prabowo menyapa dan menyalami warga yang telah memadati lokasi peresmian.
Selanjutnya, Prabowo menuju tenda tempat berlangsungnya acara peresmian serentak lima bendungan.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut.
Pejabat yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Lima Bendungan Diresmikan Secara Serentak
Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sebagai lokasi utama acara, Bendungan Keureuto di Aceh, Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.
Peresmian lima bendungan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air di berbagai wilayah Indonesia.
Bendungan Meninting Ditargetkan Tingkatkan Produksi Pertanian
Bendungan Meninting memiliki luas genangan sekitar 46 hektare.
Bendungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan indeks pertanaman di Nusa Tenggara Barat dari 280 persen menjadi 300 persen.
Selain itu, Bendungan Meninting ditargetkan mampu menambah produksi hingga 420.000 ton gabah setiap musim tanam.
Infrastruktur sumber daya air tersebut juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, menyediakan air baku, mengendalikan banjir, serta mendukung pengembangan energi bersih.
Keberadaan lima bendungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, dan memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Shila Glorya





