
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari pembentukan karakter bela negara sekaligus investasi untuk membangun ketahanan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan, termasuk pengaruh ideologi kekerasan dan radikalisme.
Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan generasi muda perlu dibekali wawasan kebangsaan, kecakapan digital, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai ruang hidup bersama.
"Adik-adik adalah kebanggaan orang tua dan bangsa. Di masa depan, kalian lah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan," ujar Eddy saat memberikan pembekalan dalam Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Eddy menyebut kemampuan mengenali, menjaga, dan mencintai lingkungan merupakan salah satu bekal utama sekaligus wujud nyata sikap bela negara.
Para peserta kegiatan memperoleh pembelajaran mengenai ekosistem daerah aliran sungai, hutan bantaran, serta pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
Pembelajaran tersebut dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon sebagai penerapan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani mengatakan pembelajaran yang menghubungkan wawasan kebangsaan dengan pelestarian lingkungan menjadi salah satu cara efektif untuk membangun karakter generasi muda.
Menurut Irfan, makna bela negara juga mencakup kemampuan masyarakat memahami lingkungan dan tata kelola air karena air merupakan sumber peradaban.
Ia menilai generasi muda perlu turun langsung ke lapangan untuk memahami persoalan lingkungan sekaligus memperkuat literasi sosial dan digital.
Kemampuan berpikir kritis dan memilah informasi menjadi modal penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh narasi kebencian, intoleransi, dan paham kekerasan.
"Dalam konteks penangkalan radikalisme, ini merupakan bentuk penguatan literasi baik literasi digital maupun literasi sosial. Aktivitas ini melatih mereka untuk memilah hal-hal baik dan membentengi diri dari pengaruh negatif," kata Irfan.
BNPT bersama mitra juga melaksanakan aksi sosial berupa penanaman pohon dan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial serta ketahanan lingkungan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





