HOME  ⁄  Nasional

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo usai OTT Dugaan Pemerasan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo usai OTT Dugaan Pemerasan
Foto: Foto: ‘Safe House’ milik Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang ada di kawasan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.(Sumber: ANTARA/Aris Wasita.)

Pantau - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah safe house milik Bupati Sukoharjo Etik Suryani di kawasan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, setelah operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana pemerasan.

Penggeledahan dilakukan di rumah yang beralamat di Jalan Jagalan RT 02/RW 05, Kelurahan Bumi.

Tim KPK melakukan penggeledahan selama sekitar 1,5 jam.

Setelah penggeledahan selesai, petugas membawa dua koper berwarna hitam dari dalam rumah yang kemudian dimasukkan ke dalam mobil KPK.

Rombongan KPK meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Warga Sebut Rumah Milik Orang Tua Etik Suryani

Salah seorang warga berinisial E mengatakan tim KPK bersama kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.

Ia mengatakan, "Tadi pukul setengah 10 datang dan langsung ke sana (nunjuk rumah Etik)."

Menurut E, rumah tersebut merupakan milik orang tua Etik Suryani.

Saat ini rumah tersebut dihuni oleh adik Etik Suryani yang bernama Erwan.

E juga menyebut Etik Suryani pernah tinggal di rumah tersebut semasa kecil.

KPK Sebut OTT Terkait Dugaan Pemerasan

Sebelumnya, KPK mengumumkan telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

OTT tersebut dilakukan terkait dugaan tindak pidana pemerasan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, "Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh Bupati."

Menurut Budi, Bupati Sukoharjo diduga melakukan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penulis :
Shila Glorya