
Pantau - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut keberhasilan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun 2025 menjadi momentum untuk mengevaluasi pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program kementerian.
ATR/BPN Pertahankan Opini WTP Selama 14 Tahun
Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan mengatakan capaian opini WTP harus dimanfaatkan untuk memperbaiki tata kelola keuangan serta memastikan seluruh program kementerian berjalan sesuai target.
"Ini menjadi bagian dari evaluasi dalam mengelola keuangan dan pelaksanaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN," kata Dalu.
ATR/BPN berhasil mempertahankan opini WTP untuk ke-14 kali secara berturut-turut setelah BPK RI melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2025.
Dalu menegaskan capaian tersebut juga menjadi pengingat agar seluruh jajaran segera menyelesaikan temuan pemeriksaan BPK yang masih belum ditindaklanjuti.
"Opini WTP ini harus menjadi momentum bagi kita untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan BPK yang masih perlu diselesaikan," ujar Dalu.
Pimpinan ATR/BPN memberikan apresiasi kepada jajaran kementerian di tingkat pusat, kantor wilayah ATR/BPN, serta kantor pertanahan di daerah yang telah mempertahankan capaian tersebut.
ATR/BPN Dorong Percepatan Program Tahun 2026
Memasuki semester kedua tahun 2026, Dalu meminta seluruh jajaran ATR/BPN mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan.
Menurut Dalu, pencapaian target kinerja tahun 2026 dapat diwujudkan melalui penguatan koordinasi, pelaksanaan program secara konsisten, dan perbaikan tata kelola pemerintahan.
ATR/BPN memastikan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan dan program akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan serta akuntabilitas kementerian.
- Penulis :
- Shila Glorya





