HOME  ⁄  Nasional

RS Mandaya Hadirkan Robot Bedah Generasi Kelima untuk Operasi Tumor hingga Transplantasi Ginjal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

RS Mandaya Hadirkan Robot Bedah Generasi Kelima untuk Operasi Tumor hingga Transplantasi Ginjal
Foto: (Sumber :Diskusi publik bertajuk "Mengenal Operasi Robotik pada Saluran Cerna, Hati, Empedu, & Pankreas" yang diselenggarakan Rumah Sakit (RS) Mandaya Royal Puri, Kota Tangerang. ANTARA/HO-RS Mandaya..)

Pantau - RS Mandaya Royal Puri di Kota Tangerang, Banten, menghadirkan teknologi robot bedah generasi kelima Da Vinci Xi untuk mendukung berbagai tindakan operasi medis kompleks, mulai dari pengangkatan tumor hati, transplantasi ginjal, hingga operasi kanker rahim dengan metode minim sayatan.

Robot Da Vinci Xi Perkuat Layanan Bedah Presisi

President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja, mengatakan kehadiran robot Da Vinci Xi merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis inovasi di Indonesia.

Teknologi tersebut dilengkapi sistem penyaringan getaran (tremor-filtration) yang mampu mengurangi gerakan tidak disengaja pada instrumen bedah sehingga prosedur operasi dapat dilakukan dengan lebih aman dan presisi.

"Melalui kehadiran teknologi mutakhir ini, masyarakat Indonesia kini tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan bedah presisi tinggi," kata dr. Benedictus R. Widaja.

Robot Da Vinci Xi dikendalikan sepenuhnya oleh dokter spesialis bedah melalui konsol tiga dimensi (3D) beresolusi tinggi dengan empat lengan robotik yang mampu membantu tindakan rumit seperti menjepit, memotong, menahan, hingga menjahit organ pada area tubuh yang sempit.

Selain operasi tumor hati, teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk pengangkatan prostat, reseksi usus besar, serta direncanakan mendukung prosedur operasi pintas jantung (bypass).

Lengkapi Pusat Teknologi Robotik RS Mandaya

Kehadiran Da Vinci Xi melengkapi lima teknologi robotik yang telah dimiliki RS Mandaya Royal Puri sebagai pusat layanan robotik dan teknologi presisi di Indonesia.

Pada bidang urologi, rumah sakit tersebut memiliki robot Zamenix untuk menangani batu ginjal besar tanpa operasi terbuka serta MonaLisa yang digunakan dalam biopsi kanker prostat dengan tingkat akurasi pengambilan sampel yang lebih tinggi.

Di bidang ortopedi, RS Mandaya mengoperasikan robot CORI yang membantu prosedur penggantian sendi lutut secara lebih presisi berdasarkan anatomi pasien.

Sementara untuk bedah saraf, rumah sakit menghadirkan teknologi 3D Brain Neuronavigation yang dipadukan dengan robotic microscope alignment untuk membantu dokter menemukan lokasi tumor otak secara real-time dengan akurasi submilimeter.

"Seluruh rangkaian inovasi sistem robotik diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan tindakan medis bagi pasien untuk memperoleh prosedur yang minim sayatan, memiliki tingkat presisi tinggi, serta mendukung proses pemulihan yang jauh lebih cepat sesuai perkembangan teknologi kedokteran modern," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan