
Pantau - Pemerintah Kota Surabaya membenahi sistem antrean dan layanan farmasi di RSUD Dr. Mohamad Soewandhie sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pasien.
Pembenahan dilakukan setelah pemerintah menerima berbagai masukan masyarakat melalui kanal pengaduan Lapor Cak Eri terkait pelayanan di rumah sakit tersebut.
Evaluasi Ungkap Sejumlah Kendala Pelayanan
Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah persoalan, mulai dari penumpukan antrean, ketidakjelasan ruang tunggu, hingga lamanya pelayanan obat nonracikan.
Pemerintah kota kemudian menerapkan pengaturan antrean berbasis waktu kedatangan untuk mengurangi kepadatan di ruang tunggu.
Ruang tunggu pasien juga dipisahkan sesuai jadwal pendaftaran daring agar alur pelayanan menjadi lebih tertata.
Selain itu, pelayanan farmasi dipercepat untuk mempercepat penyerahan obat kepada pasien.
Pembenahan Difokuskan pada Kenyamanan Pasien
Pemkot Surabaya turut menyiapkan kompensasi apabila standar waktu pelayanan yang telah ditetapkan tidak dapat dipenuhi.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tanpa harus bergantung pada pembangunan infrastruktur baru atau pengadaan alat medis.
Pembenahan manajemen pelayanan dinilai menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di RSUD Dr. Mohamad Soewandhie.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





