
Pantau - Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi dua dari tiga jenazah korban penembakan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (20/7), sementara satu korban lainnya masih menunggu proses evakuasi.
Dua jenazah yang berhasil dievakuasi merupakan pasangan suami-istri.
Kedua jenazah saat ini telah berada di RSUD Dekai.
Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino mengatakan, "Jenazah pasutri saat ini sudah berada di RSUD Dekai dan akan diserahkan keluarga untuk dimakamkan."
Proses Evakuasi Terkendala Arus Sungai
Kapolres mengakui proses evakuasi mengalami kendala karena Sungai Brazza sedang berarus deras.
Untuk mencapai lokasi kejadian, tim gabungan TNI-Polri harus melintasi kawasan Sungai Brazza.
Tim gabungan TNI-Polri dijadwalkan kembali melakukan pencarian pada Jumat (24/7) untuk mengevakuasi satu korban lainnya yang merupakan seorang perempuan.
Korban Merupakan Pendulang Emas
Menurut Kapolres, ketiga korban merupakan warga lokal yang melakukan aktivitas pendulangan emas di sekitar Distrik Seradala.
Kapolres mengatakan sebelumnya telah memberikan imbauan agar warga sipil tidak melakukan pendulangan emas di wilayah tersebut.
Namun, menurut Kapolres, masih terdapat warga yang tetap melakukan aktivitas tersebut.
Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino mengatakan, "Walaupun sudah dihimbau agar warga sipil tidak melakukan pendulangan emas namun masih tetap ada warga yang mencari dan mendulang emas."
Sebelumnya, KKB pimpinan Kopi Tua Heluka menyatakan telah menembak tiga warga sipil di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
- Penulis :
- Shila Glorya





