
Pantau - Pemerintah Kabupaten Sigi membenahi sarana, prasarana, dan infrastruktur pendukung di kawasan wisata Danau Lindu, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Festival Danau Lindu (FDL) 2026.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan pemerintah daerah telah melakukan evaluasi terhadap fasilitas pendukung, termasuk rekayasa arus lalu lintas di kawasan wisata tersebut.
Ia mengungkapkan, "Jadi memang ada sejumlah catatan evaluasi menyangkut sarana prasarana dan rekayasa arus lalu lintas di Lindu."
Pemerintah Kabupaten Sigi terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk membangun jalan alternatif pada kawasan yang masuk Areal Penggunaan Lain (APL) namun berada di luar kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu.
Ia mengungkapkan, "Kami berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk membangun jalan-jalan alternatif di kawasan yang masuk Areal Penggunaan Lain (APL) tetapi tidak lagi masuk dalam kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu."
Pemerintah daerah juga menilai kapasitas fasilitas toilet di kawasan Danau Lindu perlu ditingkatkan guna menunjang kenyamanan pengunjung.
Ia mengungkapkan, "Saya sudah sampaikan ke Kadis PU agar segera menambah fasilitas MCK atau toilet baik untuk laki-laki maupun perempuan minimal 10 unit."
Selain infrastruktur jalan dan fasilitas umum, Pemerintah Kabupaten Sigi mengevaluasi sistem parkir selama pelaksanaan Festival Danau Lindu 2026.
Ia mengungkapkan, "Ke depan lokasi parkiran akan dibuat pada satu tempat dengan menggunakan lahan cukup luas di Kecamatan Lindu."
Festival Danau Lindu 2026 sebelumnya mencatat sekitar 42 ribu pengunjung dengan nilai perputaran transaksi yang diperkirakan mencapai Rp2 miliar sehingga pemerintah berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan festival berikutnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



