HOME  ⁄  Nasional

HNW: Persiapan Dini Jadi Kunci Peningkatan Layanan Haji 2027

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

HNW: Persiapan Dini Jadi Kunci Peningkatan Layanan Haji 2027
Foto: Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid (sumber: DPR RI)

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mendorong pemerintah memulai persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 lebih awal guna meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan sebelum penyelenggaraan dimulai.

Persiapan Haji 2027 Perlu Dimulai Sejak Dini

HNW menjelaskan penyelenggaraan haji 2027 akan menjadi tahun kedua Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengelola operasional ibadah haji.

Menurut HNW, berbagai hasil evaluasi, masukan, dan penyempurnaan dari penyelenggaraan haji 2026 harus segera ditindaklanjuti sebagai bahan perbaikan.

"Berbagai evaluasi, masukan, dan penyempurnaan dari DPR maupun masyarakat perlu diimplementasikan sejak awal agar penyelenggaraan haji semakin baik," ungkap HNW.

Komisi VIII DPR RI juga telah menyetujui usulan uang muka Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sekitar Rp4 triliun.

Dana uang muka tersebut akan digunakan untuk pembayaran awal layanan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

HNW menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi kini langsung membuka tahapan persiapan penyelenggaraan haji berikutnya setelah musim haji berakhir.

Karena itu, pemerintah Indonesia dinilai perlu segera menyesuaikan berbagai rekomendasi DPR dengan tahapan penyelenggaraan haji 2027.

Evaluasi Haji 2026 Jadi Dasar Perbaikan

HNW menambahkan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 telah membawa perbaikan dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.

Penyelenggaraan haji 2026 dinilai menunjukkan kemajuan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemajuan tersebut terutama terlihat dari meningkatnya kualitas layanan kepada jemaah.

Sejumlah persoalan yang sebelumnya muncul juga dinilai berkurang, termasuk dalam pengelolaan syarikah.

Distribusi kartu nusuk pada penyelenggaraan haji 2026 juga dinilai mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Haji 2027 harus lebih baik lagi sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih tenang, nyaman, dan khusyuk," tutup HNW.

Penulis :
Leon Weldrick