HOME  ⁄  Nasional

Proyek PT Vale di Pomalaa Dinilai Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Proyek PT Vale di Pomalaa Dinilai Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja
Foto: (Sumber :Komisaris MIND ID Komjen Pol Muhammad Fadli Imran saat mengunjungi PT Vale di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-PT Vale).)

Pantau - Mining Industry Indonesia (MIND ID) menilai proyek PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan berbagai sektor usaha dan penyerapan tenaga kerja.

Komisaris MIND ID Komjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan kehadiran kawasan industri tersebut telah menggerakkan sektor jasa transportasi, kuliner, perhotelan, pariwisata, hingga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

"Masyarakat sangat berterima kasih. Saya juga mendengarkan dari Pak Bupati bahwa dengan adanya kawasan industri dan kehadiran PT Vale memberikan dampak ikutannya, mulai dari bisnis truk, kuliner, wisata, hotel, dan sebagainya, termasuk penyerapan tenaga kerja," kata Fadil.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi yang aman dan kondusif melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat agar pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat berjalan optimal.

"Jadi kita sepatutnya mendukung semua, tidak membuat kegaduhan yang berdampak bukan hanya kepada Kolaka dan Sulawesi Tenggara, tetapi juga nama baik Indonesia. Semua persoalan bisa diselesaikan asal hati jernih, pikiran jernih, dan tujuannya untuk kemajuan bersama," ujarnya.

PT Vale Tegaskan Komitmen Keberlanjutan

Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, mengatakan perusahaan berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa berjalan sesuai prinsip keberlanjutan, kepatuhan hukum, dan tata kelola yang baik.

"Bagi PT Vale, keberhasilan IGP Pomalaa tidak hanya diukur dari kemajuan fisik proyek, tetapi juga dari kemampuan kami menjaga kepercayaan masyarakat, mematuhi regulasi, dan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi daerah," ucap Budiawansyah.

Smelter HPAL Dukung Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik

Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril menjelaskan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) yang dibangun bersama mitra di Pomalaa dirancang memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan kapasitas sekitar 120.000 ton nikel dan 15.000 ton kobalt per tahun.

"Produk tersebut menjadi bahan baku penting dalam mendukung rantai pasok baterai kendaraan listrik global," sebutnya.

Melalui kolaborasi antara MIND ID, PT Vale, pemerintah, dan masyarakat, proyek strategis nasional tersebut diharapkan mampu terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Penulis :
Ahmad Yusuf