
Pantau - Anna Maggefirah, siswi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berhasil melanjutkan pendidikan setelah sempat terancam putus sekolah akibat kehilangan kedua orang tua dan keterbatasan ekonomi, serta kini bertekad mengejar bangku kuliah melalui beasiswa.
Perjuangan Anna Melanjutkan Pendidikan
Anna mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SRT 9 Banjarbaru sebagai awal perjalanan barunya setelah sempat kehilangan harapan untuk melanjutkan pendidikan usai lulus SMP.
Ia tinggal bersama bibinya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan seperti seragam, buku, dan perlengkapan sekolah.
"Orang tua saya sudah meninggal, saya tinggal bersama bibi. Saat libur semester, saya cuma mengunjungi rumah bibi," ungkap Anna.
Anna mengaku sempat berjualan kue di sekitar tempat tinggalnya karena tidak melihat peluang untuk kembali bersekolah.
Ketua RT kemudian memperkenalkan program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sehingga membuka kembali kesempatan bagi Anna untuk melanjutkan pendidikan.
"Awalnya bingung mau sekolah di mana karena ekonomi. Terus ketemu sama Pak RT, dia bilang tentang sekolah ini. Saya tertarik, terus diusahakan sampai saya bisa sekolah di sini," ujarnya.
Bertekad Mengejar Beasiswa Kuliah
Anna mulai belajar di Sekolah Rakyat sejak 14 Juli 2025 dan sempat merasa khawatir tidak mampu menyelesaikan pendidikan.
"Sebenarnya khawatir nanti berhenti di tengah jalan. Tapi setelah dengar ada beasiswa kuliah bagi lulusan Sekolah Rakyat, saya ingin berusaha mendapat nilai terbaik," katanya.
Selama menempuh pendidikan di sekolah berasrama tersebut, seluruh kebutuhan belajar Anna mulai dari tempat tinggal, makan, perlengkapan sekolah, hingga buku pelajaran dipenuhi sehingga ia dapat lebih fokus mengikuti proses pembelajaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



