HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Jaya Jadwalkan Klarifikasi YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape yang Libatkan Anak

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Polda Metro Jaya Jadwalkan Klarifikasi YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Promosi Vape yang Libatkan Anak
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (sumber: Polda Metro Jaya)

Pantau - Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO menjadwalkan pemanggilan YouTuber Bigmo pada Senin (10/8) untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelibatan anak dalam promosi rokok elektronik (vape).

Penyidik juga menjadwalkan klarifikasi terhadap pihak terlapor maupun pihak yang dilaporkan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, "Pihak terlapor ataupun pihak yang dilaporkan dijadwalkan menjalani klarifikasi pada Senin (10/8)."

Polisi Kumpulkan Bukti Digital dan Periksa Sejumlah Pihak

Sebelumnya, pada Jumat (7/8), penyidik telah meminta klarifikasi dari pelapor berinisial F yang mendokumentasikan video promosi yang diduga melibatkan anak.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti digital berupa hasil live streaming, cuplikan video, serta dokumen pendukung lainnya.

Budi Hermanto mengungkapkan, "Telah meminta klarifikasi pada yang mengadukan, mengajukan pengaduan, dengan mengamankan live streaming, hasil live streaming, cuplikan video, serta dokumen pendukung lainnya."

Penyidik juga telah meminta keterangan dari orang tua anak-anak yang muncul dalam video.

Empat anak yang tampil dalam video turut dimintai keterangan dengan pendampingan dari pihak keluarga.

Selain itu, penyidik mendatangi PT TLI untuk mendalami hubungan kerja perusahaan dengan pihak yang dilaporkan.

Budi Hermanto mengatakan, "Serta mendatangi PT TLI untuk mendalami hubungan kerja dengan pihak yang dilaporkan. Penyelidikan masih dilakukan pendalaman dugaan pelibatan anak dalam promosi tersebut serta menganalisa barang bukti digital dan dokumen terkait."

Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi Ekonomi Anak

Dalam proses penyelidikan, Polda Metro Jaya juga telah meminta pendapat ahli untuk memastikan ada atau tidaknya unsur eksploitasi ekonomi anak dalam perkara tersebut.

Penyidik mendalami dugaan pelibatan anak dalam promosi maupun distribusi produk rokok elektronik (vape) yang diduga melibatkan pemilik kanal YouTube berinisial MJ.

Direktur Reserse PPA PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Dr. Rita Wulandari Wibowo mengatakan, "Kami sudah melakukan koordinasi dengan para pihak dan ahli untuk memastikan tentang kandungannya, memastikan tentang kegiatan itu apakah masuk dalam kategori klasifikasi tadi, ada mengeksploitasi atau peran anak ini bisa dikatakan tindakan turut mendistribusikan yang diatur di Undang-Undang Perlindungan Anak."

Rita menjelaskan penyidik masih terus melakukan penyelidikan dan telah menjalankan sejumlah langkah, termasuk mencari anak-anak yang diduga menjadi korban.

Rita mengatakan, "Ini ada upaya untuk menemukan anak-anak korban, anak yang diduga korban."

Menurut Rita, hasil penyelidikan yang masih berlangsung akan menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

Rita menegaskan, “Jika memang itu masuk dalam unsur pidana. Tentu kita akan naikkan kasusnya.”

Penulis :
Leon Weldrick