
Pantau - Kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo mewakili Jakarta Pusat dalam Penilaian Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 setelah lolos seleksi berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.
Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Jakarta Pusat Lusya Agustina mengatakan kader dan posyandu yang terpilih berasal dari Posyandu Melati 2.
"Dari delapan kecamatan, dipilih satu terbaik dari posyandu dan satu terbaik dari kader. Kebetulan, keduanya dari Posyandu Melati 2 mewakili Jakarta Pusat," kata Lusya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Pemkot Jakarta Pusat Optimistis Tembus Tiga Besar
Lusya optimistis kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian tingkat provinsi dan melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional.
Dukungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat turut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun serta Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Pusat Nurhidayat.
"Melihat paparan mereka, kita sangat optimis karena dapat menjawab dengan baik pertanyaan dari juri. Harapan kami tembus tiga besar," ujar Lusya.
Posyandu Melati 2 Andalkan Program Kasih Go dan Pojok Bermain
Kader Posyandu Melati 2 Clara Sanjamil memaparkan sejumlah program unggulan dan inovasi kepada dewan juri sebagai bagian dari penilaian.
Salah satu inovasi tersebut ialah program "Kasih Go" berupa kegiatan kader posyandu mengunjungi warga.
Posyandu Melati 2 juga memiliki program "Berlian Pojok Bermain" yang menyediakan ruang bermain bagi anak ketika kegiatan posyandu berlangsung.
Clara berharap inovasi tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus menjadi nilai tambah bagi Posyandu Melati 2 dalam penilaian tingkat provinsi.
"Saya memberitahu tentang program dan inovasi, seperti "Kasih Go" ini merupakan program para kader posyandu mengunjungi warga. Kemudian, ada "Berlian Pojok Bermain" anak, yakni ketika posyandu datang, anak-anak tidak bosan karena bisa bermain," papar Clara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



