HOME  ⁄  Nasional

AS Siap Bekerja Sama dengan Indonesia untuk Memperkuat Kedaulatan dan Integritas Wilayah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

AS Siap Bekerja Sama dengan Indonesia untuk Memperkuat Kedaulatan dan Integritas Wilayah
Foto: Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan atau US Under Secretary of War for Policy, H.E. Elbridge A. Colby di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Selasa 11/8/2026 (sumber: Tim Media Menhan Sjafrie Sjamsoeddin)

Pantau - Amerika Serikat menyatakan siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mendukung upaya menjaga kedaulatan dan integritas wilayah melalui kemitraan pertahanan yang menghormati kepentingan Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan Elbridge A. Colby dalam taklimat media daring yang dipantau dari Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Colby menegaskan Indonesia memiliki hak untuk menentukan sendiri cara terbaik dalam menjaga kedaulatan negaranya.

“Kami sangat menghormati hal tersebut dan ingin bekerja sama dengan negara-negara seperti Indonesia berdasarkan perspektif mereka sendiri mengenai cara menjaga kedaulatan mereka,” kata Colby.

AS Tekankan Keseimbangan Kekuatan di Kawasan

Menurut Colby, kebijakan AS di kawasan berfokus pada upaya mempertahankan keseimbangan kekuatan melalui kombinasi kemampuan militer dan diplomasi yang aktif.

Dia menilai hubungan yang kuat dengan AS dapat memberikan keuntungan kepada negara-negara di kawasan sekaligus membantu memperkuat kemampuan masing-masing negara dalam mempertahankan kedaulatannya.

Colby menegaskan tujuan AS dalam menjaga keseimbangan kekuatan regional bukan untuk melemahkan ataupun mengganggu kedaulatan Indonesia.

“Ada tujuan-tujuan yang ingin kami capai untuk menjaga keseimbangan kekuatan tersebut, namun kami sama sekali tidak berniat melemahkan atau mengganggu kedaulatan Indonesia. Kami justru ingin memperkuatnya,” kata Colby.

Menurut Colby, pendekatan serupa juga diterapkan AS dalam hubungannya dengan Thailand dan Filipina.

Pendekatan tersebut juga berlaku dalam hubungan AS dengan Vietnam, Malaysia, dan Singapura, meskipun negara-negara itu tidak dikunjungi dalam rangkaian kunjungannya kali ini.

Colby mengakui AS bersikap realistis dalam membangun kerja sama dengan negara-negara kawasan karena setiap bentuk kerja sama harus didasarkan pada kepentingan yang saling menguntungkan.

Menurutnya, kepentingan utama AS adalah melihat negara-negara di kawasan berkembang menjadi kuat serta mempunyai kemampuan mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.

Dalam kerangka tersebut, AS ingin berperan sebagai mitra yang membantu menopang keseimbangan kekuatan di kawasan.

Colby juga berpandangan kehadiran AS yang kuat dan aktif sejalan dengan kepentingan negara-negara kawasan karena tanpa keterlibatan tersebut keseimbangan kekuatan akan sulit tercipta.

“Kami mengharapkan berlanjutnya keseimbangan kekuatan yang damai, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut di seluruh kawasan ini,” kata Colby.

Colby Temui Sjafrie dan Prabowo di Jakarta

Sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, Colby telah bertemu Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan AS bertukar pandangan mengenai perkembangan hubungan bilateral kedua negara.

Kedua pihak juga membahas implementasi berbagai program kerja sama pertahanan dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership atau MDCP.

MDCP dibentuk pada 13 April 2026 dan menjadi salah satu kerangka kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Sehari setelah bertemu Sjafrie, Colby melanjutkan agendanya di Jakarta dengan menemui Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Penulis :
Shila Glorya