
Pantau - Anggota Komisi V DPR RI Teguh Iswara Suwardi menilai sinergi antara parlemen dan pemerintah menjadi kunci untuk memastikan pembangunan nasional berjalan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Teguh menyampaikan pandangan tersebut saat menjadi narasumber Talk Show Spesial TVR Parlemen menjelang Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
"Berdaulat, adil, dan makmur itu selalu kita upayakan," kata Teguh.
Menurut Teguh, hubungan DPR dan pemerintah harus dibangun melalui kemitraan konstruktif dengan mengoptimalkan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Infrastruktur Jalan hingga Irigasi Jadi Perhatian
Teguh mengatakan fungsi pengawasan DPR tidak hanya ditujukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan kebijakan pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian Komisi V adalah Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) untuk mempercepat perbaikan dan pemerataan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.
"Kalau hanya mengandalkan daerah, mereka tidak sanggup. Tetapi berkat adanya IJD, upaya pemerataan dan perbaikan jalan daerah bisa semakin masif," ujar Teguh.
Selain pembangunan jalan, rehabilitasi jaringan irigasi melalui Inpres Irigasi juga dinilai penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah dan DPR turut mendorong pembangunan perumahan rakyat serta program bedah rumah agar masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Konektivitas Antardaerah Didorong
Pada sektor transportasi, Teguh menyoroti pentingnya pembangunan konektivitas melalui proyek seperti kereta Trans-Sumatera, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi.
Pembangunan konektivitas tersebut diarahkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat distribusi logistik antardaerah.
Sementara itu, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional Prof. Ganjar Razuni menilai kemitraan pemerintah dan parlemen telah berjalan konstruktif serta produktif.
"Kolaborasi itu sudah berjalan dengan baik dan terjadi kemitraan yang sangat produktif," kata Ganjar.
Ganjar juga menekankan pentingnya prinsip ambek paramarta atau penentuan skala prioritas dalam penyusunan anggaran pembangunan.
Penerapan skala prioritas tersebut dinilai penting agar anggaran diarahkan kepada program yang paling dibutuhkan masyarakat, khususnya kebutuhan di tingkat akar rumput.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



