HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Hibahkan X-Ray Portabel, Pemkot Palembang Percepat Penemuan Kasus TB

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemenkes Hibahkan X-Ray Portabel, Pemkot Palembang Percepat Penemuan Kasus TB
Foto: Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus meninjau uji coba penggunaan X-ray portabel perdana di Posyandu Anggrek, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang (sumber: ANTARA/Edo Purmana)

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghibahkan alat portable X-ray atau rontgen jinjing kepada Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk mempercepat penemuan kasus Tuberculosis (TB) melalui skrining masyarakat.

Uji coba perdana penggunaan X-ray portabel dilakukan di Posyandu Anggrek, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Senin.

Uji coba tersebut disaksikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Skrining TB Diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis

Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim menjelaskan X-ray portabel akan digunakan untuk melakukan skrining massal terhadap masyarakat sekaligus mendukung sistem jemput bola.

Peralatan tersebut terutama akan dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas dan layanan kesehatan.

Skrining TB menggunakan X-ray portabel juga akan diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Peninjauan oleh wakil menteri ini untuk memastikan layanan CKG dan skrining TB berjalan optimal serta menjangkau lebih banyak warga," ungkap Aprizal.

Pemerintah Kota Palembang menargetkan layanan CKG dan skrining TB dapat menjangkau masyarakat di seluruh 18 kecamatan.

"Pemkot Palembang menargetkan layanan ini menyasar pada masyarakat di 18 kecamatan di wilayah setempat," kata Aprizal.

X-Ray Portabel Akan Didistribusikan ke Seluruh Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina mengatakan X-ray portabel nantinya akan didistribusikan ke seluruh puskesmas di Kota Palembang.

Pemerintah daerah juga terus mengembangkan skema pelayanan bergerak atau mobile agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.

Petugas kesehatan akan membawa X-ray portabel ke berbagai lokasi, termasuk posyandu dan titik-titik yang menjadi pusat keramaian warga.

"Skema mobile juga terus kami kembangkan. Petugas kesehatan akan membawa alat ini ke posyandu dan titik keramaian warga," ungkap Fenty.

Dinas Kesehatan Kota Palembang juga akan segera merekrut tenaga radiografer untuk mendukung pengoperasian peralatan tersebut.

Pemerintah menargetkan setiap puskesmas di Kota Palembang memiliki sedikitnya satu tenaga radiografer yang berkompeten.

Pemkot Perkuat Deteksi Dini dan Tekan Penularan TB

Penguatan penanganan TB di Palembang dilakukan melalui integrasi skrining TB, pemanfaatan X-ray portabel, peningkatan kemampuan puskesmas, penambahan tenaga radiografer, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Fenty optimistis langkah tersebut dapat meningkatkan kemampuan pemerintah dalam menemukan kasus TB secara dini sekaligus menekan risiko penularannya.

"Dengan integrasi skrining TB, dukungan X-ray portabel, penguatan puskesmas, dan peningkatan kesadaran masyarakat, kami optimistis bisa mendeteksi dini dan menekan penularan TB di Palembang," kata Fenty.

Penulis :
Arian Mesa