HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Sulteng Mendapat 16 Unit X-Ray Portabel untuk Memperluas Deteksi Dini TB

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov Sulteng Mendapat 16 Unit X-Ray Portabel untuk Memperluas Deteksi Dini TB
Foto: (Sumber :Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng Syahriar di Palu, Selasa (25/8/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir..)

Pantau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendapat dukungan 16 unit X-ray portabel dari Kementerian Kesehatan RI untuk memperluas skrining dan deteksi dini tuberkulosis (TB) di seluruh kabupaten dan kota.

Peralatan tersebut dijadwalkan tiba di Sulawesi Tengah pada September 2026 dan akan ditempatkan di setiap kabupaten serta kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Syahriar menyampaikan rencana tersebut di Palu, Selasa (25/8/2026).

“Insya Allah kami akan mendapatkan 16 X-ray yang akan kami tempatkan di setiap kabupaten dan kota,” kata Syahriar.

Peralatan Menjangkau Wilayah Perifer

Selain X-ray portabel, Sulawesi Tengah akan memperoleh perangkat Near Point of Care (NPOC) untuk mendukung pemeriksaan TB hingga wilayah yang jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Syahriar menjelaskan NPOC memiliki fungsi hampir sama dengan Tes Cepat Molekuler (TCM), tetapi lebih mudah dipindahkan sehingga dapat digunakan untuk menjangkau masyarakat di daerah perifer.

“Bisa kita tempatkan pada lokasi-lokasi perifer dari kabupaten/kota yang ada di provinsi, agar masyarakat yang betul-betul di daerah perifer ini dapat terdeteksi dan terlayani,” ujarnya.

Dukungan peralatan tersebut dinilai penting karena penanganan TB selama ini masih banyak berfokus pada pasien yang telah terdeteksi, sedangkan keluarga dan kontak erat berisiko tinggi belum seluruhnya tertangani.

“Kasus yang ditemukan sementara yang diobati hanya orang sakitnya. Tapi di sekitarnya, kelompok keluarga atau kontak erat yang mempunyai risiko tinggi belum tertangani,” katanya.

Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat berada dalam kondisi laten sebelum berkembang menjadi penyakit aktif sehingga penanganan tidak hanya dilakukan terhadap orang yang telah menunjukkan gejala.

Sulteng Temukan 8.419 Kasus TB pada 2025

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Sulawesi Tengah termasuk enam provinsi dengan capaian penemuan kasus TB tertinggi secara nasional pada 2025.

Sepanjang 2025, Sulawesi Tengah menemukan 8.419 kasus TB dari estimasi beban sebanyak 10.066 kasus atau mencapai 83,6 persen.

Tingkat pengobatan terhadap kasus TB yang ditemukan di Sulawesi Tengah juga mencapai sekitar 90 persen.

Syahriar mengatakan peningkatan penemuan kasus perlu diikuti optimalisasi pengobatan dan terapi pencegahan untuk menekan penularan serta prevalensi TB.

“Tujuannya bagaimana kita menurunkan angka TB dan bagaimana meningkatkan penemuan kasus serta meningkatkan terapi pencegahan tuberkulosis agar kasus atau prevalensi penyakit TB ini semakin turun dari tahun ke tahun,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan