
Pantau - Ahli Periodontologi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Asdar mendorong pemanfaatan bahan alami sebagai terapi pendukung untuk mengatasi keterbatasan perawatan konvensional penyakit periodontal.
Prof Asdar dalam keterangannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/8/2026), mengatakan penyakit periodontal merupakan masalah kesehatan masyarakat yang kompleks dan multifaktorial.
Menurut dia, strategi pengendalian penyakit tersebut perlu mencakup upaya promotif, preventif, dan kuratif secara terintegrasi serta didukung penelitian inovatif.
Penyakit periodontal merupakan inflamasi kronis yang memengaruhi jaringan penyangga gigi, termasuk gingiva, ligamen periodontal, sementum, dan tulang alveolar.
"Penyakit ini diawali oleh akumulasi biofilm mikroba pada permukaan gigi yang memicu respon imun host," ungkapnya.
Akumulasi tersebut dapat menghasilkan kerusakan jaringan secara progresif apabila tidak ditangani.
Dampak penyakit periodontal juga tidak hanya terbatas pada rongga mulut karena bukti ilmiah menunjukkan inflamasi periodontal kronis dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit kardiovaskular melalui mekanisme inflamasi sistemik dan bakteremia.
Terapi konvensional penyakit periodontal selama ini berfokus pada eliminasi biofilm dan kalkulus melalui prosedur mekanis, terutama scaling and root planing (SRP), yang masih dianggap sebagai standar utama.
Namun, terapi tersebut memiliki keterbatasan dalam mengatasi biofilm subgingiva yang kompleks dan resisten.
"Oleh karena itu, pemanfaatan bahan alam merupakan salah satu upaya mengatasi keterbatasan terapi konvensional dan meningkatkan outcome klinis pasien periodontal," ujarnya saat pidato pengukuhan Guru Besar Unhas di Makassar.
Prof Asdar menjelaskan penggunaan bahan alami secara ilmiah didasarkan pada kandungan senyawa bioaktif yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan regeneratif.
Sejumlah fitokimia seperti flavonoid, polifenol, terpenoid, dan alkaloid disebut mampu memodulasi jalur molekuler yang terlibat dalam patogenesis penyakit periodontal.
Bahan alami juga dinilai memiliki potensi dalam regenerasi jaringan periodontal, termasuk biomaterial berupa hidroksiapatit dari cangkang laut yang mempunyai sifat osteokonduktif dan biokompatibel tinggi.
Bahan yang berasal dari sumber biologis umumnya memiliki toksisitas rendah dan risiko efek samping minimal dibandingkan bahan sintetis.
Pemanfaatan bahan alami juga berkaitan dengan host modulation therapy dalam periodontologi modern yang bertujuan mengatur respons imun agar tidak berlebihan dan merusak jaringan.
Sejumlah senyawa alami diketahui mampu memodulasi jalur imun dengan menghambat produksi matrix metalloproteinases (MMPs) yang berperan dalam degradasi kolagen serta meningkatkan produksi sitokin antiinflamasi seperti IL-10.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



