HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Penajam Paser Utara Cadangkan 9.000 Hektare untuk KIB, Investasi Besar Dibidik

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkab Penajam Paser Utara Cadangkan 9.000 Hektare untuk KIB, Investasi Besar Dibidik
Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Mudyat Noor (sumber: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mencadangkan sekitar 9.000 hektare lahan untuk pengembangan Kawasan Industri Buluminung (KIB) sebagai kawasan industri terpadu yang terintegrasi dengan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kawasan tersebut dipersiapkan untuk menampung investasi industri berskala besar dengan nilai yang diproyeksikan mencapai puluhan triliun rupiah sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengatakan pemerintah daerah terus mendorong masuknya investasi seiring posisi kabupaten tersebut sebagai daerah penyangga dan mitra IKN.

"Pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan investasi, apalagi sekarang sebagai daerah penyangga dan mitra IKN," ujar Mudyat di Penajam, Kamis.

KIB Disiapkan Dongkrak Realisasi Investasi

Pengembangan KIB menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan realisasi investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pada 2024, realisasi investasi mencapai Rp3,7 triliun atau 145 persen dari target sebesar Rp2,5 triliun.

Pada 2025, realisasi investasi tercatat Rp1,7 triliun atau sekitar 33 persen dari target Rp4,7 triliun.

Pemerintah daerah kemudian menetapkan target investasi sebesar Rp3,3 triliun untuk 2026.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara baru mencapai Rp501,69 miliar.

Untuk memperbesar peluang masuknya investasi, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah mengajukan KIB agar masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pengajuan tersebut kini berada pada tahap konfirmasi akhir di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Pemerintah kabupaten tidak hanya menyiapkan ketersediaan lahan, tetapi juga kepastian infrastruktur dan dukungan administrasi bagi investor yang akan masuk ke kawasan tersebut.

Industri Besar Diharapkan Buka Lapangan Kerja

Pengembangan KIB akan diselaraskan dengan kesiapan tenaga kerja serta penyediaan infrastruktur yang memadai untuk menunjang kegiatan industri.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mempersiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri yang akan beroperasi di KIB.

Mudyat menilai masuknya industri berskala besar akan meningkatkan kebutuhan tenaga kerja sekaligus memberikan peluang kerja bagi masyarakat setempat.

"Industri berskala besar juga membawa kebutuhan baru terhadap tenaga kerja, dan membuka lapangan kerja bagi warga lokal," katanya.

Kehadiran industri di KIB juga diharapkan memunculkan berbagai kegiatan ekonomi baru di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hilirisasi Baja Masuk Rencana Pengembangan

Hilirisasi menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan KIB dengan industri yang diarahkan tidak hanya mengolah bahan mentah, tetapi juga menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi.

Salah satu investasi yang direncanakan masuk ke kawasan tersebut bergerak dalam industri hilirisasi baja.

Konsep pengembangan KIB diselaraskan dengan pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara secara keseluruhan serta perkembangan wilayah IKN.

Pemerintah menyiapkan kawasan industri tersebut agar pertumbuhan ekonomi Penajam Paser Utara dapat berjalan seiring dengan perkembangan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026