
Pantau - Komisi IX DPR RI menjadikan momentum HUT ke-81 DPR sebagai refleksi untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dalam menangani persoalan kesehatan, ketenagakerjaan, serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengatakan bidang kerja Komisi IX bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kita tentunya di Komisi IX ini komisi yang salah satu komisi yang sangat dekat dengan urusan masyarakat. Kita menangani soal kesehatan, ketenagakerjaan, dan juga Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program unggulan Presiden,” ujar Nihayatul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, dinamika kerja Komisi IX selama setahun terakhir cukup tinggi karena berbagai persoalan membutuhkan perhatian dan penyelesaian.
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Didorong Segera Tuntas
Di bidang legislasi, Komisi IX tengah mendorong penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan Ketenagakerjaan.
RUU tersebut diharapkan segera ditetapkan sebagai RUU usul inisiatif DPR RI untuk selanjutnya mendapat respons pemerintah dan dibahas hingga tuntas.
Nihayatul mengatakan penyelesaian RUU Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan dengan amanat Mahkamah Konstitusi (MK) yang harus dipenuhi sebelum Oktober.
Selain persoalan ketenagakerjaan, Komisi IX memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Nihayatul menilai program tersebut memiliki tujuan yang baik, tetapi masih membutuhkan sejumlah pembenahan dalam pelaksanaannya.
Ia berharap kepemimpinan dan tim baru Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mengambil langkah konkret dengan memperjelas standar pelayanan minimal (SPM), regulasi, serta standar operasional prosedur (SOP).
“Programnya sangat bagus, tapi tentunya di sana-sini masih perlu perbaikan. Jangan sampai program yang bagus ini akan amburadul pelaksanaannya karena SOP yang tidak jelas atau karena hal-hal yang lain,” tegasnya.
Kekurangan Tenaga Kesehatan Masih Jadi Tantangan
Di sektor kesehatan, Komisi IX masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga kesehatan dan kebutuhan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kebutuhan peningkatan fasilitas tersebut turut menjadi perhatian, terutama di wilayah yang terdampak bencana.
Nihayatul menegaskan berbagai persoalan di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan pelaksanaan MBG menjadi bahan evaluasi bagi Komisi IX untuk meningkatkan kualitas kebijakan serta pelayanan kepada masyarakat.
“Semua menjadi refleksi bagi kami di usia 81 tahun ini. Mudah-mudahan di momen pembahasan pagu definitif nanti, kita bisa ada peningkatan-peningkatan perbaikan kualitas dan layanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




