
Pantau - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan 125 pejabat Pemerintah Daerah DIY yang dilantik di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat, agar teguh menjalankan tugas, menjaga kejernihan diri, dan menggunakan kewenangan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Sri Sultan menegaskan pelantikan bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab panjang yang harus dijalankan setiap pejabat dalam organisasi pemerintahan.
“Pelantikan menjadi awal dari tanggung jawab yang panjang. Setelah itu para pejabat akan kembali menjalankan tugas dan menggunakan kewenangannya di dalam organisasi,” kata Sri Sultan.
Menurut Sri Sultan, kualitas seseorang dalam memegang jabatan akan diuji melalui berbagai keputusan yang dibuat dalam pekerjaan sehari-hari.
Ujian tersebut antara lain terlihat dari cara pejabat memperlakukan bawahannya dan menyikapi berbagai kebijakan yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Kekuasaan Bukan Milik Pribadi
Sri Sultan menggambarkan prinsip kepemimpinan tersebut melalui sosok Satriya Pinandhita yang mencerminkan keteguhan dalam tindakan sekaligus kejernihan batin.
“Keduanya bertemu dalam sosok Satriya Pinandhita. Teguh dalam laku, bening dalam batin, tidak menempatkan kekuasaan sebagai milik pribadi,” ungkap Sri Sultan.
Ia menekankan budaya kerja Satriya di lingkungan Pemda DIY harus diwujudkan secara nyata dalam perilaku sehari-hari pejabat dan aparatur, bukan sekadar menjadi semboyan.
Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam cara pejabat menjalankan pekerjaan, menggunakan kewenangan, serta mengambil keputusan.
Sri Sultan juga mengangkat tiga nilai dari ajaran Sultan Agung dalam Sastra Gendhing yang dinilai relevan dengan kepemimpinan birokrasi.
Nilai pertama berkaitan dengan integritas dan kualitas pribadi pejabat, sedangkan nilai kedua menekankan keberanian menjalankan serta mempertanggungjawabkan tugas yang dipercayakan.
Adapun nilai ketiga adalah kemampuan menggerakkan berbagai potensi yang tersedia untuk kepentingan masyarakat.
Ketiga nilai tersebut, menurut Sri Sultan, juga perlu diterapkan dalam pengelolaan sumber daya manusia ASN melalui Manajemen Talenta ASN.
“Manajemen Talenta ASN memperoleh arti pentingnya ketika kinerja, integritas, dan rekam jejak ASN menjadi dasar penilaian yang objektif,” kata Sri Sultan.
Tiga Tingkatan Jabatan Punya Satu Amanah
Sri Sultan turut memberikan pesan khusus kepada pejabat berdasarkan tingkatan jabatan dan tanggung jawab masing-masing dalam struktur birokrasi.
Pejabat pimpinan tinggi pratama diminta memastikan sekaligus menjaga arah kebijakan, sementara pejabat administrator bertugas menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program dan pekerjaan yang dapat dilaksanakan.
Pejabat pengawas, pada saat yang sama, bertanggung jawab memastikan program dan pekerjaan benar-benar terlaksana dengan baik di lapangan.
Meski memiliki peran berbeda, Sri Sultan menegaskan seluruh pejabat mempunyai amanah yang sama dalam menggunakan kewenangan yang telah diberikan.
“Tiga tingkatan, tiga peran, satu amanah yang sama: menjaga agar kewenangan tidak pernah lupa, untuk apa dan untuk siapa ia dititipkan,” ujar Sri Sultan.
Jabatan Harus Beri Manfaat bagi Masyarakat
Sri Sultan mengingatkan sumpah jabatan tidak boleh dianggap selesai bersamaan dengan berakhirnya prosesi pelantikan.
Nilai dan tanggung jawab yang terkandung dalam sumpah tersebut harus terus diwujudkan ketika pejabat menjalankan tugas sehari-hari.
Para pejabat juga diminta menjaga disiplin dan menata kembali niat pengabdian sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan.
Sri Sultan menekankan makna sebuah jabatan bukan ditentukan oleh tingginya posisi seseorang dalam struktur pemerintahan, tetapi oleh hasil kerja dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Jabatan bukanlah tentang seberapa tinggi seseorang ditempatkan. Pastikan, jabatan yang Anda sandang menghadirkan kemanfaatan, melalui hasil kerja yang dirasakan masyarakat,” kata Sri Sultan.
Sri Sultan meminta seluruh 125 pejabat yang dilantik menjalankan kewenangan dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab sesuai perannya serta memastikan setiap pekerjaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
- Penulis :
- Leon Weldrick




