HOME  ⁄  Nasional

Pabrik Pakan Ayam Rp590 Miliar di Gorontalo Utara Ditargetkan Serap Ribuan Tenaga Kerja

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pabrik Pakan Ayam Rp590 Miliar di Gorontalo Utara Ditargetkan Serap Ribuan Tenaga Kerja
Foto: Wakil Bupati Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Nurjana Hasan Yusuf.

Pantau - Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menyatakan pembangunan pabrik pakan ayam terintegrasi dengan perkiraan investasi Rp590 miliar yang ditargetkan dimulai pada September 2026 akan membuka lapangan kerja baru, termasuk bagi lebih dari seribu warga lokal.

Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf mengatakan pembangunan pabrik tersebut menjadi bagian dari program hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi di daerah itu.

"Kita bersyukur pembangunan pabrik pakan ayam dalam program hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi di daerah ini segera direalisasikan dan ditargetkan mulai dibangun pada September 2026," kata Nurjana di Gorontalo Utara, Minggu (30/8/2026).

Pemerintah daerah memperkirakan sekitar tiga ribu tenaga kerja akan direkrut dalam pengembangan industri tersebut dengan alokasi lebih dari seribu pekerja untuk warga lokal.

"Saya selaku Wakil Bupati akan mengawal rekrutmen tersebut, sebagai upaya pemerintah daerah menjamin ketersediaan lapangan pekerjaan baru bagi warga lokal," kata Nurjana.

Industri Ayam Dikembangkan dari Hulu hingga Hilir

Pabrik pakan yang akan dibangun di Kecamatan Anggrek menjadi bagian dari pengembangan industri peternakan ayam terintegrasi yang mencakup berbagai tahapan produksi.

"Daerah kita akan membangun ekosistem dari hulu sampai hilir, mulai dari penyediaan bibit ayam, pakan, pengelolaan pascapanen, sampai pembangunan rumah potong hewan unggas. Saya berharap ini benar-benar merekrut tenaga kerja lokal, sehingga pendapatan masyarakat dapat meningkat,” katanya.

Investasi hilirisasi tersebut mencakup pengembangan Day Old Chick (DOC), bibit ayam, pembesaran ayam, pabrik pakan, pembekuan daging ayam, hingga Rumah Potong Hewan Unggas.

Nurjana menilai pengembangan industri tersebut juga berpotensi membuka peluang usaha bagi petani, peternak, pelaku UMKM, dan koperasi di Gorontalo Utara.

Jagung Lokal Disiapkan Menjadi Bahan Baku Pakan

Pembangunan pabrik pakan juga diharapkan memperkuat penyerapan jagung lokal karena komoditas tersebut menjadi salah satu bahan baku utama dalam produksi pakan ayam.

Provinsi Gorontalo memiliki target produksi jagung mencapai 1,5 juta ton pada 2026, sedangkan jagung digunakan sekitar 40 hingga 60 persen dalam komposisi pakan ayam.

Keberadaan industri pakan tersebut diharapkan dapat membuka pasar bagi hasil panen petani sekaligus mendukung keberlanjutan usaha peternakan ayam terintegrasi.

"Kita harus meyakini akan mampu menjadi daerah sebagai pusat ekonomi baru di Pulau Sulawesi. Dukungan masyarakat untuk memperlancar proses pembangunan pabrik tersebut di wilayah Kecamatan Anggrek, tentu sangat diperlukan," katanya.

Pemkab Dukung Penuh Investasi Rp590 Miliar

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menyatakan mendukung penuh pembangunan industri pakan ayam terintegrasi tersebut karena dinilai berpotensi meningkatkan kegiatan ekonomi dan menyediakan lapangan pekerjaan.

Pengembangan industri dari penyediaan bibit hingga pengolahan daging ayam juga diarahkan untuk mendukung Gorontalo Utara sebagai daerah penghasil unggas dalam program ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026