HOME  ⁄  Nasional

Kwarnas Pramuka Anugerahkan Lencana Darma Bakti kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti atas Penguatan Kepramukaan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kwarnas Pramuka Anugerahkan Lencana Darma Bakti kepada Mendikdasmen Abdul Mu'ti atas Penguatan Kepramukaan
Foto: Ketua Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka) Budi Waseso menganugerahkan Lencana Darma Bakti kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Senin malam 31/8/2026 (sumber: ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban)

Pantau - Ketua Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka) Budi Waseso menganugerahkan Lencana Darma Bakti kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti atas jasanya memperkuat kegiatan kepramukaan di satuan pendidikan.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Kwarnas Pramuka terhadap peran Abdul Mu'ti dalam pengembangan pendidikan karakter peserta didik, khususnya generasi muda, melalui penguatan kegiatan kepramukaan.

Budi menyampaikan apresiasi tersebut setelah membuka Perkemahan Anak Indonesia Hebat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

“Kami apresiasi dan sangat menghargai Pak Menteri, karena beliau itu menyemangati dan mendorong terus berkembangnya kegiatan pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan,” ungkap Budi.

Pramuka Ditetapkan sebagai Ekstrakurikuler Wajib

Salah satu bentuk penguatan kepramukaan yang disoroti Budi adalah kebijakan Mendikdasmen yang menetapkan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib.

Melalui kebijakan tersebut, seluruh satuan pendidikan pada setiap jenjang diwajibkan menyelenggarakan kegiatan Pramuka.

Budi menilai kebijakan tersebut memberikan dampak terhadap upaya pembentukan karakter peserta didik.

Menurut dia, kegiatan Pramuka dapat membantu membentuk peserta didik yang berintegritas sekaligus memiliki karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Budi menilai Abdul Mu'ti telah menginisiasi, mendorong, memberikan semangat, sekaligus menjalankan upaya penguatan kegiatan kepramukaan di lingkungan pendidikan.

“Pak Menteri ini sudah menginisiasi, mendorong, menyemangati dan paling tidak beliau yang melaksanakan. Tanpa dukungan beliau, kita akan kesulitan untuk membangun generasi emas secara serentak. Tidak ragu lagi generasi muda nanti, generasi Indonesia ke depan adalah manusia-manusia yang berkarakter,” ungkap Budi.

407 Pelajar SMP Ikuti Perkemahan Anak Indonesia Hebat

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Perkemahan Anak Indonesia Hebat bagi peserta didik terpilih dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Perkemahan tersebut berlangsung selama lima hari pada 31 Agustus hingga 4 September 2026.

Sebanyak 407 peserta didik terpilih dari jenjang SMP mengikuti kegiatan tersebut.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026