HOME  ⁄  Nasional

KPK Membelanjakan Rp1,033 Triliun hingga Agustus 2026, Realisasi Anggaran Mencapai 73,4 Persen

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

KPK Membelanjakan Rp1,033 Triliun hingga Agustus 2026, Realisasi Anggaran Mencapai 73,4 Persen
Foto: Ilustrasi - Tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia Silmy Karim berjalan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 8/6/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Pantau - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat realisasi anggaran tahun 2026 mencapai Rp1.033.253.802.294 atau sekitar Rp1,033 triliun hingga 26 Agustus 2026.

Realisasi tersebut setara dengan 73,4 persen dari total pagu anggaran KPK tahun 2026 sebesar Rp1.407.745.926.000 atau sekitar Rp1,408 triliun.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan laporan realisasi anggaran tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

“Berdasarkan data Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi atau SAKTI Kementerian Keuangan, realisasi anggaran KPK tahun anggaran 2026 sampai dengan 26 Agustus mencapai Rp1.033 miliar atau sebesar 73,4 persen dari pagu KPK tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Anggaran Pencegahan dan Penindakan Terealisasi Rp128,9 Miliar

Untuk program pencegahan dan penindakan korupsi, KPK telah menggunakan anggaran sebesar Rp128,9 miliar hingga 26 Agustus 2026.

“Realisasi program pencegahan dan penindakan sebesar Rp128,9 miliar,” kata Setyo.

Realisasi tersebut mencapai 61,8 persen dari total pagu dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) untuk program pencegahan dan penindakan korupsi sebesar Rp208,49 miliar.

Selain itu, KPK mencatat realisasi anggaran program dukungan manajemen sebesar Rp904,35 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan 75,4 persen dari total pagu DIPA program dukungan manajemen yang mencapai Rp1,199 triliun.

Belanja Pegawai KPK Mencapai Rp726,87 Miliar

Selain berdasarkan program, Setyo memaparkan realisasi anggaran KPK berdasarkan jenis belanja yang terdiri atas belanja pegawai, barang, dan modal.

Untuk belanja pegawai, KPK telah menggunakan anggaran sebesar Rp726,87 miliar dari total pagu Rp980,5 miliar.

Dengan demikian, realisasi belanja pegawai hingga 26 Agustus 2026 mencapai 74,1 persen dari pagu yang tersedia.

Sementara itu, realisasi belanja barang tercatat sebesar Rp278,3 miliar dari total pagu Rp381,04 miliar.

Realisasi belanja barang tersebut mencapai sekitar 60,8 persen dari total pagu yang disediakan.

Untuk belanja modal, KPK telah menggunakan anggaran sebesar Rp28,08 miliar dari total pagu Rp46,16 miliar.

Realisasi belanja modal tersebut tercatat sekitar 73 persen dari pagu yang tersedia.

Seluruh data realisasi anggaran KPK tersebut mengacu pada Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Kementerian Keuangan.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026