
Pantau - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan soliditas dan solidaritas seluruh jajaran menjadi kunci kekuatan Kejaksaan dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Burhanuddin dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI di Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu.
"Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak akan mampu bertahan, apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan," ungkap Burhanuddin.
Kejaksaan Harus Bangkit dari Berbagai Tantangan
Burhanuddin mengatakan perjalanan Kejaksaan sebagai sebuah institusi tidak selalu berlangsung mulus karena berbagai tantangan datang dari beragam arah dan berulang kali menguji kekuatan institusi.
Meski menghadapi berbagai tantangan, ia menegaskan Kejaksaan tidak boleh terus larut dalam keterpurukan.
Menurut dia, Kejaksaan harus mampu bangkit untuk memulihkan kepercayaan masyarakat sekaligus mengembalikan marwah institusi.
"Inilah saatnya kita bangkit bersama. Badai harus berlalu," kata Burhanuddin.
Ia menekankan kebangkitan Kejaksaan hanya dapat terwujud apabila seluruh insan Adhyaksa memiliki kesediaan untuk berjalan bersama dan memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Burhanuddin menyebut Kejaksaan merupakan institusi besar yang dihuni ribuan insan dari berbagai latar belakang.
Keberagaman tersebut, menurut dia, harus disertai kepatuhan dan kesamaan visi agar perbedaan tidak berkembang menjadi sumber perpecahan di dalam institusi.
Soliditas dan Jiwa Korsa Jadi Fondasi
Burhanuddin menegaskan keberhasilan Kejaksaan bukan merupakan hasil kerja individu, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.
Karena itu, seluruh jajaran Kejaksaan perlu terus memperkuat jiwa korsa serta menjaga solidaritas antarsesama insan Adhyaksa.
"Di sinilah esensi soliditas: tidak meninggalkan rekan saat sulit dan tidak menjatuhkan sesama demi kepentingan pribadi, ambisi, atau kelompok tertentu," tegas Burhanuddin.
Soliditas, menurut Burhanuddin, berarti setiap insan Kejaksaan tidak meninggalkan rekannya ketika menghadapi kesulitan dan tidak menjatuhkan sesama demi kepentingan pribadi, ambisi, maupun kelompok tertentu.
Penguatan soliditas, solidaritas, persatuan, kesamaan visi, dan jiwa korsa diharapkan menjadi fondasi bagi Kejaksaan untuk bangkit sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI mengusung tema "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis".
- Penulis :
- Arian Mesa




