HOME  ⁄  Nasional

PGN Batam Alirkan Gas Bumi ke 1.868 Rumah Tangga, Targetkan 10.000 Sambungan pada 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PGN Batam Alirkan Gas Bumi ke 1.868 Rumah Tangga, Targetkan 10.000 Sambungan pada 2026
Foto: (Sumber :Petugas memantau instalasi pipa gas bumi di salah satu jalan utama di Batam Kota, Kepri. ANTARA/HO-PGN Batam.)

Pantau - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Batam mencatat sebanyak 1.868 pelanggan rumah tangga telah mendapatkan aliran gas bumi sepanjang 2026 dari target pembangunan 10.000 sambungan rumah di Batam, Kepulauan Riau, pada tahun ini.

Area Head PGN Batam Wendi Purwanto mengatakan pembangunan jaringan gas secara administrasi telah mencapai 3.191 sambungan kompor dan 2.333 sambungan rumah.

“Update jargas sampai hari ini sudah 1.868 pelanggan yang gas-in atau sudah dialiri dengan gas bumi,” kata Wendi saat dihubungi di Batam, Senin (7/9/2026).

Jika digabungkan dengan capaian 2025 sebanyak 3.788 pelanggan, total pelanggan rumah tangga yang telah mendapatkan aliran gas selama periode tersebut mencapai 5.656 pelanggan.

PGN Kejar Target 10.000 Sambungan

PGN Batam terus mengakselerasi pembangunan untuk mencapai target 10.000 sambungan rumah pada 2026 dengan instalasi dilakukan di kawasan Batam Kota, Sagulung, dan Batu Aji.

Kebutuhan gas untuk mencapai target 10.000 sambungan rumah diperkirakan sekitar 0,1 hingga 0,2 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD).

“Saat ini total pelanggan rumah tangga di Batam yang telah tersambung sekitar 9.000 pelanggan dengan kebutuhan gas sekitar 0,1 BBTUD per bulan. Konsumsi tersebut relatif kecil dibandingkan total penyaluran gas PGN di Batam yang mencapai sekitar 100 BBTUD,” kata Wendi.

Pasokan gas PGN di Batam berasal dari wilayah Sumatera, yakni WK Corridor, Jadestone, dan Jambi Merang yang disalurkan melalui pipa transmisi Grissik-Singapura.

Sekitar 80 persen dari total gas yang disalurkan PGN di Batam digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.

Pembangunan jaringan gas dengan target 10.000 sambungan rumah tersebut masuk dalam rencana belanja modal atau capital expenditure PGN 2026 sebesar 353 juta dolar AS.

PGN Siagakan Tim Pelayanan 24 Jam

Wendi mengatakan keluhan pelanggan jaringan gas rumah tangga umumnya berkaitan dengan instalasi setelah meter gas.

“Keluhan pelanggan biasanya karena instalasi setelah meter, tapi tim kami selalu standby 24 jam untuk pengecekan dan perbaikan. Kadang kotor atau bocor. Meter gas itu tanggung jawab dari pelanggan,” ujarnya.

Meski instalasi setelah meter menjadi tanggung jawab pelanggan, PGN tetap meminta masyarakat segera menghubungi perusahaan apabila menemukan gangguan pada jaringan maupun instalasi gas.

“Sangat disarankan kalau ada kendala hubungi PGN, karena untuk alasan safety,” kata Wendi.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026