
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), berharap penyelenggaraan Sembalun Mountain Marathon Festival (SMMF) 2026 dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik berharap SMMF yang dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 dapat digelar lebih semarak dan memberikan dampak lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
"Kami berharap pelaksanaan event tahun ini dapat lebih semarak dan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kesuksesan itu diharapkan menjadi semangat untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan tahun ini," kata Juaini.
Pemkab Lombok Timur Perkuat Koordinasi SMMF 2026
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendorong seluruh instansi terkait memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan SMMF sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing.
Organisasi perangkat daerah terkait juga diminta membangun komunikasi dengan Pemerintah Provinsi NTB agar konsep yang disiapkan penyelenggara dapat berjalan selaras dengan dukungan pemerintah daerah.
"Komunikasi harus intens agar konsep dari pelaksana dan dukungan dari Pemda bisa sejalan," kata Juaini.
Juaini juga menyatakan akan mengawal proses koordinasi pelaksanaan SMMF, termasuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan bentuk dukungan yang diperlukan kepada pimpinan.
Pemerintah daerah berharap koordinasi tersebut dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan setelah kesuksesan pelaksanaan SMMF sebelumnya.
SMMF Diharapkan Jadi Ikon Pariwisata Sembalun
Melalui SMMF 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap kawasan Sembalun semakin dikenal sebagai destinasi olahraga alam yang berkelanjutan.
Ajang tersebut juga diharapkan menjadi sarana promosi berbagai potensi pariwisata, budaya, serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Penyelenggaraan SMMF menggabungkan unsur olahraga, pariwisata, pelestarian lingkungan, budaya, serta pemberdayaan masyarakat.
"Dengan menggabungkan olahraga, pariwisata, pelestarian lingkungan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat, ajang ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikon pariwisata Lombok Timur serta memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat," kata Juaini.
Pelaku UMKM Diharapkan Nikmati Dampak Ekonomi
Camat Sembalun Suherman mengatakan SMMF tidak hanya berorientasi pada kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ruang hiburan bagi masyarakat dan membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Berkumpulnya peserta dan masyarakat di lokasi kegiatan diharapkan meningkatkan aktivitas transaksi selama SMMF sehingga menambah pendapatan pelaku usaha lokal.
"Bukan sekadar event, tetapi juga menjadi wajah pariwisata dan ikon UMKM," kata Suherman.
SMMF 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Sembalun sebagai destinasi olahraga alam berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok Timur.
- Penulis :
- Shila Glorya




