
Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur merampungkan pembangunan tiga tangki septik untuk delapan kepala keluarga (KK) di RW 10, Kelurahan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, sebagai upaya meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi kebiasaan buang air besar sembarangan.
Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldriyan mengatakan pembangunan fasilitas sanitasi tersebut merupakan bagian dari bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
"Pembangunan tiga tangki septik tersebut merupakan bagian dari bantuan sosial bagi warga kurang mampu," kata Bambang di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Tangki Septik Dibangun untuk Tingkatkan Sanitasi Warga
Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses sanitasi sekaligus mengurangi kebiasaan warga membuang tinja ke kali yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.
"Melalui dukungan program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat," jelas Bambang.
Pembangunan tiga tangki septik tersebut dimulai pada 14 Agustus dan rampung pada 6 September 2026.
"Kami minta warga dapat ikut menjaga fasilitas yang sudah disediakan ini dengan baik, terutama dalam menjaga kebersihannya," ujar Bambang.
Lurah Cipinang Heidy Amelia Rangkuti mengapresiasi PMI Jakarta Timur yang telah merealisasikan pembangunan tangki septik bagi warga RW 10.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu mengurangi kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) di kali sekaligus mendukung peningkatan kesehatan lingkungan.
"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI. Semoga kolaborasi ke depan terus berlanjut," kata Heidy.
Pemkot Jakarta Timur Mengejar Target 100 Persen ODF
Pemerintah Kota Jakarta Timur berkomitmen memperkuat sosialisasi penghentian kebiasaan buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota sehat.
Gerakan menghentikan BABS tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur sanitasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya.
Pemkot Jakarta Timur akan melanjutkan edukasi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan untuk mempercepat pencapaian target 100 persen ODF di wilayah tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan




