
Pantau - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memperketat pengawasan terhadap 35 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah 344 penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mengalami keracunan di Kecamatan Palupuh pada 4 September 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Hendri Rusdian mengatakan pengawasan difokuskan pada aspek higienitas dan sanitasi seluruh dapur SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut.
"Kita bakal melakukan pengawasan secara ketat terhadap higienitas dan sanitasi dapur SPPG," ungkap Hendri.
Tim Dinkes Periksa Kebersihan Petugas dan Peralatan
Dinas Kesehatan Kabupaten Agam menurunkan tim secara langsung untuk melakukan pengawasan terhadap 35 dapur SPPG.
Pemeriksaan meliputi kebersihan individu yang terlibat dalam kegiatan dapur, praktik mencuci tangan, serta kebersihan peralatan yang digunakan untuk menyiapkan dan mengolah makanan.
Tim juga mengawasi kondisi lingkungan dapur untuk memastikan setiap SPPG memiliki lingkungan yang sehat.
"Tim melakukan pengawasan terhadap kebersihan individu dan subjek langsung seperti cuci tangan atau kebersihan alat, serta menciptakan lingkungan dan kondisi yang sehat di SPPG," kata Hendri.
Pengawasan operasional SPPG juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam yang secara khusus mengawasi keamanan pangan segar yang digunakan di dapur.
BPOM Temukan Bacillus cereus pada Sampel Tahu dan Cabai
Pengawasan diperketat setelah kasus keracunan menimpa 344 penerima manfaat MBG di Kecamatan Palupuh pada 4 September 2026.
Setelah kejadian tersebut, sampel makanan dari Dapur SPPG Pasie Laweh, Kecamatan Palupuh, dikirim untuk menjalani pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pengujian BPOM Payakumbuh, kasus keracunan tersebut diduga berkaitan dengan bakteri Bacillus cereus yang ditemukan pada sampel tahu dan cabai.
"Sampel kita kirim usai terjadinya keracunan dan hasil keluar pada Kamis (10/9/2026)," ujar Hendri.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kasus sekaligus dasar penguatan pengawasan terhadap higienitas, sanitasi, kebersihan petugas dan peralatan, kondisi lingkungan dapur, serta keamanan pangan segar di seluruh SPPG Kabupaten Agam.
- Penulis :
- Leon Weldrick




