HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Menerima 10,8 Juta Usulan Baru dan 82 Ribu Sanggahan Data Penerima Bansos

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemensos Menerima 10,8 Juta Usulan Baru dan 82 Ribu Sanggahan Data Penerima Bansos
Foto: (Sumber :Staf Kementerian Sosial mengantre untuk mendaftarkan diri menjadi Relawan Agen Perlinsos di Jakarta, Senin (14/9/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo.)

Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru penerima bantuan sosial (bansos), sementara sekitar 82 ribu keluarga mendapatkan sanggahan kelayakan dalam pemutakhiran data periode 2025 hingga September 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan tingginya jumlah usulan dan sanggahan menunjukkan partisipasi masyarakat dalam mengoreksi sekaligus meningkatkan akurasi data perlindungan sosial.

"Sampai hari ini, di tahun 2025 ada usul sebanyak 6.357.367 keluarga, sementara di tahun 2026 sampai sekarang di bulan yang sama (September) ada 4.505.554 keluarga yang mengajukan untuk mendapatkan bansos," kata Saifullah di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Kemensos juga mencatat sebanyak 57.907 keluarga mendapatkan sanggahan pada 2025 dan 24.521 keluarga hingga September 2026.

Sanggahan tersebut berasal dari laporan warga lain maupun kesadaran mandiri pengunggah untuk memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang berhak.

Data Bansos Diperbarui Secara Dinamis

Masuknya data usul dan sanggah ke Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kemensos menyebabkan perubahan kepesertaan dalam penyaluran bansos triwulan pertama dan kedua.

Pembaruan dilakukan agar bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat yang dinilai lebih berhak menerima program perlindungan sosial.

"Sebagaimana yang saya jelaskan tadi sekarang 14.141.195 keluarga penerima manfaat yang datanya diperbarui, dan juga ada 4 juta keluarga penerima manfaat baru yang sebelumnya tak tersentuh kini telah mendapatkan hak perlindungan sosial," ungkapnya.

Kemensos memastikan masyarakat yang menemukan kekeliruan data atau merasa masih berhak memperoleh bantuan tetap dapat mengajukan sanggahan.

Pemerintah menyediakan jalur formal melalui kantor kelurahan atau desa dengan operator aplikasi SIKS-NG serta jalur partisipasi publik.

Masyarakat dapat menggunakan fitur usul-sanggah pada aplikasi Cek Bansos, kanal regsosek.bps.go.id, Call Center Kemensos 021-171, serta WhatsApp Lapor 0887-7171-171.

Relawan Agen Perlinsos Bantu Masyarakat

Kemensos juga melibatkan Relawan Agen Perlinsos untuk mendampingi masyarakat dalam mengusulkan warga di lingkungan sekitar yang dinilai berhak menerima bantuan.

Usulan tersebut dapat disampaikan melalui portal resmi perlinsos.kemensos.go.id sebelum diverifikasi lebih lanjut oleh sistem.

"Kita perlu bantuan orang lain, maka kita membuka masyarakat untuk bersedia menjadi agen-agen perlinsos. Siapapun bisa menjadi agen perlinsos, sebagai relawan. Jadi ini bukan lapangan pekerjaan, tapi ini adalah undangan untuk bersedia menjadi relawan, menjadi agen perlinsos. Tugasnya apa? Membantu tetangga-tetangganya terlebih dulu yang mungkin berhak mendapatkan bantuan sosial melalui program perlinsos, perlindungan sosial," ungkapnya menegaskan.

Saifullah mengatakan hasil pemutakhiran data penerima manfaat untuk program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) diverifikasi setiap tiga bulan.

Sementara itu, pemutakhiran penerima program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) dilakukan setiap satu bulan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026