HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Targetkan Biaya Haji 2027 Disepakati dalam Sepekan, Pembahasan Sudah Capai 85 Persen

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Targetkan Biaya Haji 2027 Disepakati dalam Sepekan, Pembahasan Sudah Capai 85 Persen
Foto: Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat konferensi pers Doa dan Zikir bersama di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Senin 14/9/2026 (sumber: ANTARA/Asep Firmansyah)

Pantau - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menargetkan pembahasan besaran biaya haji 2027 antara Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI dan Panja Haji pemerintah mencapai kesepakatan dalam waktu satu pekan ke depan.

Menteri yang akrab disapa Gus Irfan itu mengatakan kedua Panja masih melakukan pembahasan dan penghitungan untuk menentukan besaran biaya haji yang paling layak bagi jamaah.

Hingga Senin, proses pembahasan dan penghitungan tersebut belum sepenuhnya selesai dan diperkirakan baru mencapai sekitar 85 persen.

"Panja Haji DPR dan Panja Haji kita sedang bicara terus kita menghitung terus untuk memastikan menetapkan berapa angka yang paling layak dan sampai hari ini mungkin belum 100 persen selesai masih sekitar 85 persen," ungkap Irfan Yusuf.

Kesepakatan Biaya Haji Ditargetkan dalam Sepekan

Pembahasan di tingkat Panja masih terus berlangsung untuk mendapatkan angka biaya haji yang dinilai paling layak bagi jamaah.

Pemerintah berharap proses tersebut segera selesai sehingga besaran biaya yang harus dibayarkan calon jamaah haji dapat segera ditetapkan.

Gus Irfan menargetkan dalam waktu satu minggu sudah terdapat kesepakatan mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan jamaah.

"Insya Allah dalam satu minggu ke depan kita akan bisa ada kesepakatan tentang angka yang harus dibayar oleh jamaah yang akan kita ajukan ke Presiden," kata Gus Irfan.

Setelah disepakati oleh Panja Haji DPR dan pemerintah, besaran biaya tersebut akan diajukan kepada Presiden.

Kepastian biaya haji penting bagi calon jamaah yang masuk daftar tunggu keberangkatan tahun berjalan agar dapat mempersiapkan dana untuk pelunasan.

Penetapan biaya juga akan membantu Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan ibadah haji di dalam maupun luar negeri.

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 sebesar Rp107.340.172,02 per orang.

Dari total tersebut, komponen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) diusulkan sebesar Rp42.936.068,81 per orang atau 40 persen dari total BPIH.

Sementara itu, komponen nilai manfaat diusulkan sebesar Rp64.404.103,21 per orang atau 60 persen dari total usulan BPIH 2027.

Gus Irfan Minta Jamaah Siapkan Fisik, Mental, dan Keuangan

Di tengah pembahasan biaya haji, Gus Irfan mengingatkan calon jamaah untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan keuangan untuk membayar biaya perjalanan haji, tetapi juga kondisi fisik dan mental.

"Kepada jamaah saya minta pertama tentu menyiapkan fisik maupun mental dan juga menyiapkan keuangan," ujar Gus Irfan.

Ia secara khusus menekankan pentingnya kesiapan fisik karena pelaksanaan ibadah haji melibatkan berbagai rangkaian kegiatan yang membutuhkan kemampuan tubuh yang prima.

Karena itu, calon jamaah diharapkan mulai mempersiapkan kondisi fisik sejak sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Sambil menunggu kesepakatan final mengenai biaya haji 2027, calon jamaah diharapkan mempersiapkan tiga aspek utama, yakni keuangan, kondisi fisik, dan kesiapan mental untuk menjalani rangkaian ibadah haji.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026