
Pantau - Anggota Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengapresiasi langkah pemerintah dalam memulihkan sektor pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama setelah sejumlah fasilitas pendidikan terdampak bencana.
Ia menilai, pemulihan sarana dan prasarana sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal.
Menurut Kurniasih, perbaikan bangunan sekolah harus menjadi bagian dari agenda utama pemulihan pendidikan di wilayah terdampak.
“Selain memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik, revitalisasi fasilitas pendidikan juga diperlukan untuk mendukung kualitas pembelajaran,” ujar politisi PKS ini, Rabu (16/9/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan psikososial bagi anak-anak yang mengalami dampak bencana. Menurutnya, pemulihan pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
“Anak-anak membutuhkan rasa aman dan dukungan agar dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujar Kurniasih.
Ia mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pemulihan pendidikan.
Koordinasi tersebut mencakup pendataan kerusakan, penyediaan fasilitas belajar sementara, pemulihan gedung sekolah, serta pendampingan bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
Kurniasih menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan organisasi sosial, diperlukan untuk mempercepat pemulihan.
“Dengan langkah yang terencana dan berkelanjutan, ia berharap anak-anak di NTT dapat kembali memperoleh hak pendidikan secara layak dan berkesinambungan,” pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Andreas




