HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Bertolak ke New York untuk Bahas Solusi Perkotaan dalam U20 Mayors Summit 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pramono Anung Bertolak ke New York untuk Bahas Solusi Perkotaan dalam U20 Mayors Summit 2026
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat konferensi pers usai meresmikan gedung baru PMI Provinsi DKI Jakarta di Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis 17/9/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk memenuhi undangan Wali Kota New York City Zohran Mamdani dalam Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 dan membahas berbagai solusi atas persoalan perkotaan bersama para pemimpin kota dunia.

Undangan kepada Pramono disampaikan Mamdani melalui surat tertanggal 27 Juli 2026 yang mengajak Gubernur Jakarta tersebut menghadiri forum U20 di New York bersama sejumlah pemimpin kota dunia.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta,” kata Pramono dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

U20 Bahas Perumahan hingga Perubahan Iklim

Sejumlah persoalan perkotaan yang menjadi pembahasan dalam forum tersebut meliputi keterjangkauan perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi.

Urban 20 atau U20 merupakan kelompok keterlibatan G20 yang menjadi wadah bagi para pemimpin kota besar dunia untuk menyampaikan perspektif dan rekomendasi mengenai kebijakan perkotaan.

Jakarta telah menjadi bagian dari U20 dan aktif berpartisipasi dalam berbagai bentuk kerja sama antarkota untuk menjawab tantangan perkotaan.

Selain menghadiri U20 Mayors Summit, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Wali Kota New York City Zohran Mamdani pada Minggu (20/9).

Pertemuan tersebut akan membahas peluang kerja sama langsung antara Jakarta dan New York dalam sejumlah bidang.

Transportasi publik dan upaya meningkatkan kualitas udara bersih menjadi salah satu bidang yang masuk dalam agenda pembahasan kedua kota.

Jakarta dan New York juga akan membahas pengelolaan air, peningkatan ketahanan wilayah pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong kerja sama antarkota tersebut diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Jakarta maupun New York.

Pramono Jadi Pembicara soal Panas Perkotaan

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Pramono juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable atau Diskusi Meja Bundar Panas Perkotaan.

Forum tersebut diselenggarakan bersama C40 Cities, Salata Institute for Climate and Sustainability dari Harvard University, serta Climate Resilience Center dari Atlantic Council.

Heat Roundtable akan mempertemukan sejumlah pemimpin kota dunia, termasuk Wali Kota Freetown dan Wali Kota Paris.

Para pemimpin kota akan bertukar pengalaman mengenai tantangan panas perkotaan dan berbagai upaya meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Jakarta Jajaki Kerja Sama dengan NYU

Dalam bidang olahraga dan pariwisata, Pramono dijadwalkan menandatangani Letter of Intent atau Surat Pernyataan Minat dengan New York University (NYU).

Kerja sama dengan NYU diarahkan untuk mendukung pengembangan industri olahraga dan pariwisata.

Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup pemasaran dan pengelolaan acara melalui bidang pendidikan serta kolaborasi internasional.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026