
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran dan mengkaji sejumlah skema untuk merealisasikan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN).
Brian menyampaikan hal tersebut menjelang rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Menurut Brian, Presiden Prabowo Subianto memiliki keinginan kuat meningkatkan investasi pemerintah di sektor pendidikan sekaligus memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Pemerintah Bahas Skema dan Tahapan Pendidikan Gratis
Pemerintah saat ini melakukan penghitungan kebutuhan biaya sekaligus membahas berbagai kemungkinan skema dan tahapan penerapan pendidikan gratis di PTN.
“Ini yang kami sedang lakukan hitung-hitungan, makanya hari ini ada rapat untuk membicarakan skema-skema, tahapan-tahapan dan lain-lainnya,” kata Brian.
Ketika ditanya mengenai estimasi biaya yang dibutuhkan untuk menggratiskan pendidikan di PTN, Brian belum dapat menyampaikan angka tertentu karena proses penghitungan masih berlangsung.
Salah satu kemungkinan yang dibahas pemerintah adalah menerapkan pendidikan gratis secara bertahap, antara lain dimulai dari mahasiswa baru.
Alternatif lainnya adalah memprioritaskan mahasiswa yang masuk kategori desil 4 atau kelompok rentan miskin.
Pemerintah akan mengkaji berbagai pilihan tersebut untuk menentukan skema yang sesuai dengan kondisi dan ruang fiskal negara.
“Nanti kita semuanya akan kita exercise mana yang paling fit dengan kondisi fiskal kita, ruang fiskal kita,” ungkap Brian.
Menurut Brian, pembahasan awal menunjukkan keinginan Presiden untuk memajukan sektor pendidikan sekaligus memperluas akses pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan tinggi negeri.
Pendidikan Gratis Dibahas dari SD hingga Universitas
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan rapat terbatas pada Rabu digelar untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan pendidikan negeri dapat diberikan secara gratis.
Cakupan pembahasan pemerintah meliputi pendidikan negeri mulai dari tingkat sekolah dasar hingga universitas.
Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut atas komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses terhadap pendidikan yang layak bagi seluruh anak Indonesia.
Keinginan mengenai pendidikan negeri gratis sebelumnya disampaikan Prabowo ketika berpidato di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat, 18 September.
Dalam pidatonya, Presiden menyatakan pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri seharusnya dapat dijangkau secara luas oleh masyarakat.
“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo.
- Penulis :
- Shila Glorya




