HOME  ⁄  Nasional

Jepang Kerahkan Helikopter Chinook CH-47 untuk Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Jepang Kerahkan Helikopter Chinook CH-47 untuk Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang
Foto: Helikopter Chinook CH-47 milik Japan Self-Defense Forces (JSDF) disiapkan untuk memperkuat upaya Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang (sumber: ANTARA/HO: Istimewa)

Pantau - Pemerintah Jepang melalui Japan Self-Defense Forces (JSDF) memperkuat upaya Pemerintah Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan mengerahkan helikopter Chinook CH-47 untuk membantu operasi pemadaman.

Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan Jepang untuk membantu Indonesia menghadapi karhutla yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Dukungan tersebut menjadi bagian dari misi kemanusiaan Jepang untuk membantu Indonesia menghadapi karhutla yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, khususnya Ketapang,” kata Budi.

Jepang Hampir Dua Pekan Bantu Pemadaman

Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua pekan ikut membantu operasi pemadaman karhutla bersama Pemerintah Indonesia.

“Saya mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Jepang yang hampir dua minggu ini ikut berjibaku bersama Pemerintah Indonesia melakukan pemadaman karhutla di wilayah Kalbar,” ungkapnya.

Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan karena mengalami kondisi tanpa hujan dalam waktu cukup lama yang menjadi salah satu faktor meluasnya titik api.

Dalam penanganannya, BNPB mengerahkan helikopter water bombing atau pengeboman air dari udara serta melaksanakan patroli udara untuk memantau dan menjangkau berbagai lokasi kebakaran.

Dukungan helikopter Chinook CH-47 dari JSDF turut memperkuat kemampuan operasi udara, terutama untuk membantu pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Perwakilan JSDF mengatakan pasukan Jepang merasa bangga dapat menjalankan misi kemanusiaan di Indonesia dengan bekerja sama bersama TNI dan Polri dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

“Kami sangat bahagia bisa membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia melakukan misi kemanusiaan dalam memadamkan karhutla di Ketapang dengan mengarahkan helikopter water bombing jenis Chinook CH-47,” kata perwakilan JSDF.

Satgas Darat Diperkuat Cegah Api Meluas

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat tidak hanya mengandalkan pemadaman dari udara, tetapi juga diperkuat melalui Satuan Tugas (Satgas) Darat terpadu untuk mengendalikan kebakaran secara langsung di tingkat tapak.

Satgas Darat tersebut melibatkan BNPB, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Kolaborasi operasi udara dan darat ditujukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api kembali meluas di kawasan yang terdampak kekeringan.

Kondisi medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla sehingga operasi udara dan darat dilakukan secara terpadu.

Sebelum bertolak menuju Ketapang, Budi bersama rombongan menggelar pertemuan dengan Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono dan perwakilan JSDF di Room VIP Lanud Supadio, Pontianak.

Setelah pertemuan tersebut, rombongan BNPB melanjutkan perjalanan menuju Ketapang melalui Dermaga Rasau Jaya di Kabupaten Kubu Raya untuk meninjau langsung perkembangan penanganan karhutla.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026