HOME  ⁄  Nasional

DPR Soroti Pembersihan Internal hingga Pemberantasan Narkotika dan Judi Online sebagai Tantangan Kapolri Baru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPR Soroti Pembersihan Internal hingga Pemberantasan Narkotika dan Judi Online sebagai Tantangan Kapolri Baru
Foto: (Sumber :Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga. Foto: Devi/Karisma.)

Pantau - Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga meminta Kapolri baru Suyudi Ario Seto memprioritaskan pembenahan internal Polri serta pemberantasan narkotika dan judi online yang dinilainya telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Mangihut mengatakan kepemimpinan baru Polri perlu meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian.

“Polisi ke depan harus lebih peka terhadap persoalan masyarakat. Polisi harus hadir, mendengar, melindungi, mengayomi, membenahi dan melayani. Kehadiran polisi harus dipercaya dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mangihut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Pelayanan dan Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Mangihut menyebut sejumlah persoalan yang menurutnya masih menjadi perhatian masyarakat, antara lain proses laporan yang berlarut, respons lambat, akses pelayanan belum merata, pungutan liar, penggunaan kekuatan berlebihan, konflik kepentingan, keterbukaan informasi, dan pengawasan.

“Ini bukan sekadar persoalan citra, tetapi menyangkut kualitas pelayanan dan kepercayaan publik. Setiap keluhan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi untuk membangun Polri yang lebih profesional, humanis, transparan dan akuntabel,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Mangihut menilai pengalaman Suyudi sebagai Kapolda Banten, Wakapolda Metro Jaya, dan Kepala BNN RI menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan.

Ia juga mendorong Polri memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Tema besarnya adalah Polisi Bersama Masyarakat. Kamtibmas tidak mungkin dibangun oleh polisi sendiri. Harus ada kolaborasi dengan masyarakat. Ukuran keberhasilan Polri pada akhirnya adalah ketika masyarakat merasa aman, terlindungi, dilayani dan mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Narkotika dan Judi Online Diminta Jadi Prioritas

Mangihut menilai pemberantasan narkotika dan judi online perlu mendapat perhatian serius karena dampaknya dinilai telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

“Narkotika dan judi online bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi sudah menjadi persoalan sosial yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Karena itu, pemberantasannya harus dilakukan secara serius, sistematis dan berkelanjutan,” pesannya.

Ia juga meminta Polri melakukan pembersihan internal dan menindak anggota yang terbukti terlibat atau melindungi jaringan narkotika maupun judi online.

“Komitmennya harus tegas, siapa pun yang terlibat harus ditindak sesuai hukum. Jangan sampai pemberantasan kejahatan justru terganggu oleh oknum dari dalam institusi sendiri. Pembenahan internal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pemberantasan narkotika dan judi online,” tekannya.

DPR Dorong Polri Bangun Kepercayaan Publik

Mangihut mengatakan kinerja Polri tidak hanya dapat dilihat dari jumlah perkara yang diungkap, tetapi juga dari pelayanan, pencegahan kejahatan, dan tingkat kepercayaan masyarakat.

“Kita membutuhkan generasi yang sehat, produktif dan memiliki masa depan. Karena itu, melindungi anak-anak dan generasi muda dari narkotika dan judi online adalah bagian dari tanggung jawab negara. Polri harus menjadi kekuatan utama bersama seluruh masyarakat dalam menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian perlu dibangun melalui tindakan nyata dalam pelayanan dan penegakan hukum.

“Harapan kita sederhana Polri semakin dekat dengan masyarakat, cepat merespons, tegas terhadap kejahatan, tetapi tetap humanis dan menjunjung hukum serta hak masyarakat. Polisi harus hadir, dipercaya dan dirasakan manfaatnya ke depan,” pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026