HOME  ⁄  Nasional

BNPB Percepat Pemulihan Korban Gempa NTT, Dokumen Warga Dicetak Ulang Gratis hingga Huntap Disiapkan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Percepat Pemulihan Korban Gempa NTT, Dokumen Warga Dicetak Ulang Gratis hingga Huntap Disiapkan
Foto: (Sumber :Pekerja menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) untuk penyintas gempa bumi di Desa Nangadhero, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (1/10/2026). Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 28 September 2026, sebanyak 39 unit huntara dari total target 1.187 unit saat ini telah rampung dibangun untuk warga terdampak gempa bumi Flores. ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/wsj.)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dari pencetakan ulang dokumen kependudukan yang rusak atau hilang hingga persiapan pembangunan hunian tetap (huntap).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton S. P. Panjaitan mengatakan penanganan pascabencana difokuskan pada pemulihan secara menyeluruh yang mencakup aspek sosial, administrasi, dan infrastruktur dasar.

"Pemerintah memastikan seluruh elemen pelayanan publik bagi warga terdampak tetap berjalan. Dokumen kependudukan yang rusak atau hilang dicetak ulang secara gratis oleh tim kependudukan dan catatan sipil yang turun langsung ke lokasi pengungsian. Layanan kesehatan berjalan dengan baik, dan kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak tetap dipastikan berlangsung," ujar Berton dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dokumen Warga Dicetak Ulang Gratis

Tim kependudukan dan catatan sipil diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian untuk membantu warga memperoleh kembali dokumen kependudukan yang rusak maupun hilang akibat bencana.

Pemerintah juga memastikan layanan kesehatan dan kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak tetap berjalan selama proses pemulihan berlangsung.

Selain pemulihan layanan dasar, bantuan keuangan Presiden dialokasikan kepada pemerintah daerah setempat guna mempercepat masa tanggap darurat dan pemulihan awal.

Penggunaan bantuan tersebut berada dalam pengawasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pembangunan Huntap Mulai Dipersiapkan

Berton mengatakan proses pemulihan telah bergerak menuju tahap pembangunan dengan melibatkan berbagai pihak untuk mematangkan percepatan huntap bagi korban gempa di NTT maupun Sumatera.

"Seiring situasi yang makin berangsur membaik, verifikasi data penerima bantuan, mekanisme pencairan dana, hingga proses pembangunan perumahan langsung dimulai secara serentak di lapangan," tuturnya.

Sinergi lintas lembaga dilakukan untuk menjaga keberlanjutan penanganan bencana dari fase darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Bencana memang tidak bisa kita cegah datangnya, namun pemerintah terus hadir dan berkomitmen penuh pada setiap fase penanggulangan. Keselamatan dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Setiap rumah yang kembali berdiri adalah langkah nyata untuk memulihkan kehidupan masyarakat serta membangun kembali harapan agar warga semakin tangguh menghadapi bencana di masa depan," ucap Berton.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026