HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Senilai Rp1,2 Miliar Ditanggung JKN

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Senilai Rp1,2 Miliar Ditanggung JKN
Foto: Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Talkshow dengan tema “A Decade of Hope: Reflecting on the Journey, Shaping the Future” di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan transplantasi sumsum tulang masuk dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena prosedur yang dapat menyelamatkan pasien kanker darah tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 miliar.

"Terapi-terapi definitif atau terapi yang menyembuhkan kanker masih terbatas, apalagi untuk kanker yang sulit, seperti kanker darah. Kanker darah ini sumbernya di mana?Sumbernya di pabriknya. Pabriknya ada di mana? di sumsum tulang, jadi kalau sumsum tulang itu diganti dengan yang baru, sel-sel yang tadinya tidak normal dalam bentuk kanker darah bisa menjadi regenerasi," kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Dante mengatakan teknologi di RS Kanker Dharmais sebenarnya sudah mampu menangani kanker darah melalui transplantasi sumsum tulang, tetapi pembiayaan masih menjadi kendala.

Data Kemenkes menunjukkan terdapat sekitar 474 ribu kasus kanker setiap tahun yang menyebabkan sekitar 25 ribu kematian.

Dari 10 pasien yang menjalani transplantasi sumsum tulang di RS Kanker Dharmais, empat di antaranya mendapatkan pembiayaan dari asuransi swasta.

Kemenkes Akan Bernegosiasi dengan BPJS Kesehatan

Kemenkes akan bernegosiasi dengan BPJS Kesehatan agar terapi canggih dengan biaya tinggi seperti transplantasi sumsum tulang dapat ditanggung JKN dan diakses masyarakat secara lebih luas.

"Nanti coba kita melakukan, saya memberikan tugas kepada Pak Aco sebagai Dirjen Kesehatan Lanjutan, untuk bernegosiasi dengan BPJS supaya terapi-terapi canggih yang berbiaya mahal ini juga dikover dan bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum," kata Dante.

Meski belum ditanggung JKN, RS Kanker Dharmais telah menerapkan skema subsidi silang dengan menggunakan keuntungan dari pelayanan kesehatan untuk membantu membiayai layanan bagi pasien yang tidak mampu.

Upaya tersebut disampaikan Dante dalam acara Satu Dekade Transplantasi Sumsum Tulang RS Kanker Dharmais di Jakarta.

Transplantasi Jadi Harapan Pasien Kanker Darah

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan pembiayaan transplantasi sumsum tulang menjadi salah satu persoalan dalam pengobatan kanker darah yang perlu segera diatasi.

"Karena memang transplantasi terkait dengan organ seperti sumsum tulang ini menjadi harapan terakhir dari banyak orang untuk bisa melanjutkan hidupnya, bahkan menjadi lebih produktif dibanding sebelumnya," kata Azhar.

Kemenkes menilai perluasan akses pembiayaan menjadi penting agar teknologi transplantasi sumsum tulang yang tersedia dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pasien yang membutuhkan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026