HOME  ⁄  Nasional

Anggaran Belum Cair, SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Simeulue Berhenti Sementara

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Anggaran Belum Cair, SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Simeulue Berhenti Sementara
Foto: Arsip foto - Kegiatan pemorsian MBG pada SPPG di Simeulue (sumber: Elysa Wulandari)

Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Suka Jaya, Kabupaten Simeulue, Aceh, berhenti beroperasi sementara mulai Senin, 5 Oktober 2026, karena anggaran operasional dari BGN Pusat belum dicairkan.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Simeulue Elysa Wulandari menjelaskan persoalan anggaran menjadi penyebab terhentinya pelayanan SPPG tersebut.

“SPPG di Desa Suka Jaya, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, berhenti beroperasi sementara waktu ini karena terkendala anggaran operasional yang belum dicairkan,” kata Elysa.

Terdapat perbedaan informasi mengenai lokasi SPPG tersebut karena keterangan awal menyebut Desa Suka Jaya berada di Kecamatan Simeulue Timur, sedangkan Elysa menyebut Kecamatan Teupah Selatan.

Pelayanan MBG Menunggu Anggaran Dicairkan

Penghentian operasional SPPG tersebut disebut bersifat sementara hingga anggaran operasional dari BGN Pusat tersedia atau dicairkan.

Setelah anggaran tersedia, SPPG akan kembali memberikan pelayanan program Makan Bergizi Gratis kepada anak-anak sekolah di Pulau Simeulue.

“Kalau anggaran sudah masuk, SPPG tersebut akan kembali beroperasi melayani program MBG kepada anak sekolah di Pulau Simeulue,” ungkap Elysa.

Selain SPPG tersebut, Elysa mengaku menerima informasi mengenai beberapa SPPG lain di Kabupaten Simeulue yang juga berhenti beroperasi.

BGN Kabupaten Simeulue belum menyampaikan rincian SPPG lain yang berhenti karena data mengenai kondisi tersebut masih dalam proses dilengkapi.

“Untuk daftar lengkap SPPG yang berhenti beroperasi nanti saya sampaikan,” ujar Elysa.

BGN Kabupaten Simeulue terus berkoordinasi dengan berbagai SPPG di wilayah tersebut untuk memastikan kondisi operasional dan pelayanan program MBG.

Koordinasi juga dilakukan dengan BGN Pusat terkait persoalan anggaran operasional yang menyebabkan pelayanan terhenti.

“Kami terus berkoordinasi dengan BGN Pusat terkait masalah anggaran tersebut. Kami berharap anggaran operasional bisa segera dicarikan dan SPPG tersebut dapat kembali beroperasi,” kata Elysa.

Pengantar MBG Sebut Tak Ada Penyaluran Makanan

Terhentinya pelayanan turut disampaikan Nevy, pengantar MBG di Kecamatan Teupah Selatan, yang menyebut tidak ada penyaluran makanan pada hari tersebut.

Nevy mengaku tidak mengetahui penyebab terhentinya penyaluran maupun kapan program MBG akan kembali berjalan.

Menurut Nevy, tugasnya hanya mengantarkan makanan program MBG menuju sekolah-sekolah yang menjadi tujuan penyaluran.

“Hari, tidak ada penyaluran program MBG. Kami tidak tahu penyebabnya dan kami hanya bertugas mengantarkan makanan ke sekolah tujuan. Kami juga tidak tahu kapan program MBG ini kembali disalurkan,” kata Nevy.

Simeulue Berada di Wilayah Kepulauan Terluar Aceh

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh yang berada di Samudra Hindia.

Pulau Simeulue berjarak sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Kabupaten Simeulue merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak 1999.

Secara administratif, Simeulue memiliki 10 kecamatan dan 138 gampong atau desa dengan jumlah penduduk sekitar 96 ribu jiwa.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026