HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah untuk Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Presiden Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah untuk Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Foto: (Sumber :Presiden Prabowo Subianto bersiap bertolak ke Halmahera Tengah, Maluku Utara dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (8/10/2026). ANTARA/Instagram/@sekretariat.kabinet/aa.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Kamis (8/10/2026) pagi untuk meluncurkan 11 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.

Presiden berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan agenda kunjungan Presiden mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta peluncuran proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

“Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun berupa ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan peluncuran 11 proyek program hilirisasi,” kata Teddy, Kamis (8/10/2026).

Sebanyak 11 Proyek Hilirisasi Diluncurkan di Kawasan IWIP

Teddy menjelaskan bahwa 11 proyek hilirisasi tersebut berada di kawasan industri IWIP, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Program tersebut terdiri atas empat proyek industri yang memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek industri baru yang akan memulai pembangunan.

Peluncuran proyek tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat pengembangan industri pengolahan di dalam negeri.

Selain peluncuran proyek, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri kegiatan ekspor perdana baterai kendaraan listrik.

Nilai keseluruhan program hilirisasi yang diluncurkan mencapai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun.

Sejumlah Menteri Dampingi Presiden Prabowo ke Maluku Utara

Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah anggota Kabinet Merah Putih.

Para menteri yang turut mendampingi Presiden antara lain:

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Rombongan Presiden berangkat dari Jakarta menuju Maluku Utara untuk menghadiri agenda peluncuran proyek hilirisasi di Halmahera Tengah.

Pemerintah Perkuat Hilirisasi dan Transisi Energi

Sebelumnya, Presiden Prabowo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).

Pembentukan kementerian koordinator tersebut bertujuan memperkuat koordinasi pelaksanaan program hilirisasi dan transisi energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo.

Bahlil mengatakan kementerian yang dipimpinnya akan mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut.

“Kita tahu bahwa Bapak Presiden mempunyai program yang salah satu di antaranya dalam Asta Cita adalah tentang hilirisasi dan transisi energi, dan ini harus mampu kita konsolidasikan lewat Kemenko untuk bagaimana bisa melakukan percepatan eksekusi ke depan,” kata Bahlil seusai pelantikan.

Menurut Bahlil, koordinasi tersebut juga melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi serta kementerian dan lembaga lain yang berkaitan dengan pengembangan industri dan energi.

Peluncuran 11 proyek di Halmahera Tengah menjadi salah satu agenda pemerintah dalam menjalankan program hilirisasi dan transisi energi nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026